9.609 keluarga di OKU terima dana bantuan program keluarga harapan

id pkh,program keluarga harapan,kpm oku,bantuan pkh,bantuan warga kurang mampu

Dinas Sosial Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) (ANTARA News Sumsel/Edo Purmana)

Baturaja (ANTARA) - Sebanyak 9.609 keluarga penerima manfaat masyarakat di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan menerima dana bantuan dari pemerintah pusat melalui program keluarga harapan tahun anggaran 2019.

"Dana PKH triwulan ke dua tahun ini sudah ditransfer ke rekening bank masing-masing penerima bantuan sejak beberapa waktu lalu," kata Kepala Dinas Sosial Ogan Komering Ulu (OKU), Saiful Kamal melalui Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial, Andri Novrizal di Baturaja, Rabu.

Dia mengemukakan, besaran dana PKH yang diterima setiap KPM pada 2019 mencapai 2,4 juta/tahun sesuai dengan kriteria komponen meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya kisaran Rp500 ribu/tahun.

"Besaran dana yang diterima disesuaikan dengan kriteria seperti penerima manfaat untuk komponen Fasilitas Kesehatan ibu hamil dan balita masing-masing menerima bantuan sebesar Rp2,4 juta /tahun," ungkapnya.

Selanjutnya, kata dia, untuk penerima manfaat komponen kriteria Pendidikan Sekolah Dasar (SD) setiap tahunnya menerima dana sebesar Rp900.000, SMP Rp1,5 juta  dan SMA menerima dana Rp2 juta/tahun.

Sedangkan lanjut dia, untuk penerima manfaat kriteria Kesejahteraan Sosial yaitu bagi penyandang disabilitas berat dan lanjut usia (lansia) 60 tahun ke atas pada tahun ini menerima dana PKH masing-masing sebesar Rp2,4 juta/tahun

"Sejauh ini penyaluran dana PKH triwulan ke dua tahun 2019 sudah tersalurkan kepada seluruh KPM penerima bantuan yang terdata dari basis data terpadu Kementerian Sosial RI dan Badan Pusat Statistik (BPS) OKU," tegasnya.

Menurut dia, dana PKH ini diberikan pemerintah sebagai upaya percepatan dalam penanggulangan kemiskinan untuk masyarakat menengah ke bawah yang memenuhi syarat komponen penerima bantuan.

"Mudah-mudahan dengan adanya program PKH ini dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari," ujarnya.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar