Sosok - Li Mengchu berterima kasih kepada penonton palembang

id sepatu roda,li mengchu,atlet sepatu roda putri,atlet chinese taipei,asian games,asian games palembang,penonton asian games,jsc,jakabaring spor city

Atlet sepatu roda Chinese Taipei Li Mengchu (kanan), atlet Cina Guo Dang (tengah) dan atlet Chinese Taipei Yang Hochen (kiri) beradu cepat pada nomor 20 km putri Asian Games 2018 di Arena Roller Skate Kompleks Jakabaring Sport City, Palembang, Sumsel, Jumat (31/8). (ANTARA FOTO/INASGOC/Wahyu Putro A/thv/18) (ANTARA FOTO/INASGOC/Wahyu Putro A/thv/18/)

Palembang (ANTARA News Sumsel) - Peraih medali emas sepatu roda nomor lomba balap 20 kilometer putri asal Chinese Taipei Li Mengchu menyampaikan ucapan terima kasih kepada penonton di arena Jakabaring Sport City Palembang, Sabtu.

"Saya senang bisa meraih medali emas hari ini, dan juga berterima kasih kepada penonton di sini (Palembang) yang sangat mendukung sepatu roda," kata Li Mengchu usai bertanding.

Ia mengatakan, kehadiran penonton yang antusias sepanjang perlombaan, memberikan semangat saat bertanding. Kendati banyak meneriaki dan mendukung atlet Indonesia, namun menurut dia itu wajar dan antusiasme mereka ikut mendorong semangatnya dalam lomba itu.

Keberhasilan meraih emas pada lomba itu, menurut dia merupakan hasil yang diraih dari proses panjang. Selama lima tahun ia ditempa dalam latihan dan berbagai kejuaraan baik nasional, internasional bahkan kejuaraan dunia.

Ia bersaing ketat dengan juara dunia dari Korea Jang Sooji, dan juga juara dunia asal China Guo Dan yang meraih perak.

Pertandingan nomor 20 kilometer putri itu merupakan pertemuan juara-juara dunia asal Asia di kelompok putri .

Pada lomba itu, Li Mengchu berduet dengan? rekannya Yang Hochen yang? meraih medali perunggu pada balapan yang berlangsung dalam 52 putaran. Ia menyelesaikan lomba dan finish tercepat dengan catatan waktu 44 menit 50,929 detik.

Yang Hochen sendiri tidak mempermasalahkan medali emas diraih oleh Li, karena yang terpenting adalah hasil terbaik bagi negaranya.

"Saya saling support dan berkomunikasi di lintasan. Kami sudah lama bersatu dalam latihan jadi siapun yang memiliki kesempatan itu harus dimanfaatkan," kata Yang Hochen ketika ditanya kiat duetnya pada final itu. (S033)
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar