Tim anti bandit ringkus penjahat Jembatan Ampera

id tim tekab, tim khusus anti bandit, polresta palembang, amankan penjahat, pelaku kejahatan di ampre diamankan

Tim khusus anti bandit Anggota unit Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 143 bersenjata lengkap Apel di Markas Polresta Palembang,Sumsel. (Antarasumsel.com/Feny Selly/Ang/16)

Palembang (ANTARA) - Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) Polresta Palembang, Sumatera Selatan menangkap tersangka pelaku kejahatan yang biasa beraksi di atas Jembatan Ampera.

Tersangka pelaku kejahatan yang meresahkan warga Palembang yang biasa berjalan kaki di Jembatan Ampera, Yusuf telah diamankan dengan cara ditembak kakinya karena berusaha melawan petugas, kata Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara, di Palembang, Rabu.

Selain menangkap Yusuf tersangka pelaku kejahatan dengan aksi menodongkan senjata tajam untuk mendapatkan uang dan barang berharga seperti telepon seluler korbannya, Tim Tekab juga mengamankan Khoirul tersangka pencuri kabel di kawasan pusat olahraga Jakabaring Sport City (JSC).

Tersangka Khoirul, ditangkap Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 134 Poresta Palembang pada Selasa (25/6) di kediamannya sekitar pukul 16.00 WIB tanpa melakukan perlawanan.

Dia menjelaskan, pihaknya menurunkan Tim Tekab untuk memberantas aksi begal atau kejahatan dengan kekerasan di jalanan dan kawasan fasilitas umum yang akhir-akhir ini kasusnya meningkat.

"Tim Tekab diturunkan ke sejumlah daerah rawan begal untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga kota ini melakukan berbagai aktivitas rutin," ujarnya.

Selain menurunkan Tim Tekab, warga kota ini diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan ketika melakukan aktivitas terutama pada malam hari atau pada kondisi lalu lintas sepi.

Jika terpaksa harus melakukan aktivitas/perjalanan pada malam hari perlu melakukan kewaspadaan tinggi dan tidak pergi sendirian.

"Warga kota ini diminta untuk waspada saat bepergian keluar rumah, hindari jalan sepi yang memungkinkan pelaku begal dengan mudah melakukan tindak kejahatan," kata Yon.



 
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar