Pertamina Patra Niaga resmikan SPBU BBM Satu Harga di Muba

id SPBU,SPBU Satu Harga,Pertamina,Pertamina Patra Niaga,BBM

Pertamina Patra Niaga resmikan SPBU BBM Satu Harga di Muba

SPBU Satu Harga di Desa Sukajaya, Kecamatan Plakat Tinggi, Kabupaten Muba, Provinsi Sumatera Selatan, resmi beroperasional, Kamis (16/9/21). (ANTARA/HO-Pertamina)

Palembang (ANTARA) - Pertamina Patra Niaga meresmikan lembaga penyalur Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) program BBM Satu Harga di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, untuk menjalankan mandat dari pemerintah terkait Program BBM 1 Harga untuk wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar).

SPBU BBM Satu Harga bernomor 26.307.10 itu beralamat di Jalan Pangeran Pekik Nyaring, Desa Sukajaya, Kecamatan Plakat Tinggi, Kabupaten Muba, Provinsi Sumatera Selatan diresmikan, Kamis.

Peresmian dihadiri Komite BPH Migas Basuki Trikora Putra dan Eman Salman Arief, bersama-sama Executive General Manager (EGM) Regional PT Pertamina Sumbagsel Asep Wicaksono Hadi, Wakil Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi, serta dihadiri oleh Forkopimda dan perwakilan DPRD Muba.

EGM Regional PT Pertamina Sumbagsel Asep Wicaksono Hadi mengatakan pihaknya berkoordinasi dengan Kepolisian, Pemkot dan Pemkab untuk melakukan pengawasan dan menjaga energi dapat digunakan sebaik-baiknya sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Basuki Trikora Putra berharap agar jajaran pemkab berperan aktif dalam menjaga operasional SPBU Satu Harga ini, termasuk menjaga stoknya untuk dapat diterima oleh masyarakat yang berhak.

Sementara itu Wakil Bupati Muba Beni Hernedi mengapresiasi berdirinya SPBU BBM Satu Harga ini karena akan mendorong pertumbuhan ekonomi di masyarakat.

“Ini adalah SPBU BBM Satu Harga yang ke-3 setelah sebelumnya diresmikan di Kecamatan Lalan dan Kecamatan Babat Toman,” kata dia.

Pjs Area Manager Communication, Relation & CSR Sumbagsel, Agustina Mandayati mengatakan dengan diresmikannya SPBU bernomor 26.307.10 ini, sejak November 2017 telah berdiri 12 unit SPBU BBM Satu Harga di Sumbagsel.

“Sebanyak 6 unit di Provinsi Sumatera Selatan, 4 unit di Provinsi Lampung dan 2 unit di Provinsi Bengkulu,” kata dia.

Adanya penambahan SPBU Kompak 3T di Kecamatan Plakat Tinggi di Kabupaten Muba ini sangat membantu perekonomian masyarakat yang dominan bermata pencaharian buruh kayu, sawit dan karet.

Masyarakat yang sebelumnya harus merogoh kocek mulai Rp9.000/liter hingga Rp10.000/liter untuk setiap pembelian BBM Solar dan Premium, sekarang dapat menikmati harga yang sama dengan di SPBU yaitu untuk Premium sebesar Rp6.450/liter dan Solar Rp5.150/liter.

"Bagi konsumen setia BBM berkualitas, di SPBU 26.307.20 ini juga disediakan BBM Pertamax dengan harga Rp9.200/liter," ujar Tina.

Ia mengatakan Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk melaksanakan mandat yang diberikan pemerintah untuk menambah jumlah Lembaga Penyalur BBM 1 Harga di Sumbagsel agar semua masyarakat dapat menikmati energi secara adil di wilayah-wilayah 3T (Tertinggal, Terluar, Terdepan).

Kebijakan ini diharapkan dapat membantu masyarakat dapat mengakselerasi pergerakan ekonomi setempat melalui akses mudah terhadap sumber energi.

 

“Sebagai BUMN yang bergerak dibidang energi, tentunya Pertamina mendukung penuh program Pemerintah dalam mewujudkan kemandirian energi dan penyemarataan harga BBM ke pelosok negeri,” ujar Agustina.

 
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2021