Sumsel pacu pembangunan di momen perayaan hari jadi ke-78

id Pemprov Sumsel,Hari jadi Sumsel,Pembangunan Sumsel

Sumsel pacu pembangunan di momen perayaan hari jadi ke-78

Pj Gubernur Sumatera Selatan Agus Fathoni. (ANTARA/M IMAM PRAMANA)

Palembang (ANTARA) -
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan memacu pembangunan daerah dalam momen merayakan hari jadi ke-78 tahun provinsi itu untuk mewujudkan Sumsel mandiri tahun 2045.
 
"Dalam momen merayakan hari jadi ke-78 tahun, berbagai upaya harus terus kami lakukan dalam membangun Sumsel yang lebih makmur," kata Penjabat Gubernur Sumatera Selatan Agus Fathoni di Palembang, Rabu.
 
Adapun upaya yang di gencarkan untuk mewujudkan Sumsel mandiri 2045 seperti pasar murah serentak, bedah rumah serentak, dan gerakan penanganan stunting, hingga gerakan mandiri pangan.
 
Sumsel juga memiliki potensi seperti pemilik lahan kopi terbesar, yakni sebesar 271.000 hektare dan dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan kopi Sumsel agar mendunia.
 
Pihaknya juga merencanakan pembangunan Museum Kerajaan Sriwijaya, Museum Tekstil karena Sumsel memiliki penghasilan terbaik di bidang tekstil seperti songket.
 
Selain ini pemecahan rekor Muri, yakni tenunan terpanjang di dunia dan ditargetkan selesai selama dua tahun. Agar bisa memperbaiki citra dan marwah, Provinsi Sumsel akan membuat karya film dengan judul Do gawe, wong kito galo, dan Dulmuluk.
 
Menurutnya, sebagai antisipasi semua itu dimulai dari kesehatan kapasitas dan kesejahteraan masyarakat sehingga akan tercipta suasana kondusif untuk investor agar dapat berinvestasi di Sumsel.
 
Sumsel juga berkesempatan menambah dan mencetak sawah seluas 300.000 hektare yang merupakan peluang untuk pangan dan lapangan pekerjaan.
 
"Ada banyak potensi yang bisa dikembangkan, banyak potensi dan banyak sektor unggulan di wilayah Sumsel ini," katanya.*