Pakar tekankan penting jaga keamanan agartak tertipu belanja daring

id Waspada belanja daring,Keamanan digital ,Literasi digital,siberkreasi,belanja daring,belanja online,keamanan siber,berita sumsel, berita palembang

Pakar tekankan penting jaga keamanan agartak tertipu belanja daring

Arsip foto Warga menggunakan perangkat elektronik untuk berbelanja secara daring di salah satu situs belanja di Bogor, Jawa Barat, Senin (21/3/2022). (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/nym/pri)

Desainer dan fotografer Djaka Dwiandi menambahkan bahwa dibutuhkan kehati-hatian dalam bertransaksi secara daring agar tidak tertipu dan menyesal kemudian hari. Beberapa hal yang dapat dilakukan adalah dengan memahami seluruh aspek jual beli secara daring, kemudian, melakukan verifikasi setiap informasi yang bermunculan di internet.

“Ini untuk menghindarkan diri dari risiko transaksi daring, yaitu keamanan data yang buruk, kesalahan pengiriman, kualitas barang tak sesuai pesanan, serta ketidaknyamanan akibat penipuan,” kata Djaka.

Sementara itu, Chief Operating Regional East Java of Asia Council for Small Business Eko Pamuji mengingatkan bahwa segala kemudahan dalam jual beli daring memiliki dampak negatif, yaitu gaya hidup boros.

Hal itu tidak lepas dari banyaknya e-commerce menawarkan diskon maupun promo yang menggiurkan pembelinya. Apabila hal tersebut tidak dikendalikan, gaya hidup boros kian menggejala, khususnya di kalangan generasi Z

Eko memberikan sejumlah tips agar terhindar dari gaya hidup boros. Caranya adalah dengan mengendalikan diri dalam beraktivitas di internet, fokus pada kebutuhan dan bukan pada keinginan, mengupayakan transaksi dengan uang tunai, serta berinternet untuk hal positif.

“Gen Z yang cerdas adalah generasi yang memiliki rencana dan tujuan keuangan yang jelas. Cek saldo bank secara berkala untuk mengetahui posisi keuangan mutakhir. Kemudian, hindari terjerat utang pada pinjaman online (pinjol), apalagi yang ilegal. Sisihkan uang penghasilan untuk ditabung atau untuk keperluan yang tak disangka-sangka,” ucap Eko.

Lokakarya Literasi Digital merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia Makin Cakap Digital yang diinisiasi oleh Kemenkominfo dan GNLD Siberkreasi. Lokakarya tersebut diselenggarakan dengan materi yang didasarkan pada empat pilar utama literasi digital, yaitu kecakapan digital, etika digital, budaya digital, dan keamanan digital.