DPP Golkar akan rapat konsolidasi persiapan Pilkada 2020

id Golkar,rapat konsolidasi,pilkada 2020

DPP Golkar akan rapat konsolidasi persiapan Pilkada 2020

Ketua Pemenangan Pemilu Partai Golkar wilayah Sumatera-II Bobby Adhityo Rizaldi (pertama kiri) di samping Wakil Ketua Umum Pemenangan Pemilu Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tanjung (kedua kiri) dan Wakil Sekretaris Jenderal Pemenangan Pemilu Doni Akbar (tengah) menggelar rapat konsolidasi persiapan Pilkada 2020 di Hotel Menara Peninsula, Jakarta Barat, Kamis (27/2/2020) (ANTARA/ Abdu Faisal)

Jakarta (ANTARA) - Dewan Pengurus Pusat Partai Golkar bidang Pemenangan Pemilihan Umum wilayah Sumatera-II yang terdiri dari provinsi Sumatera Selatan, Bengkulu, Jambi, Bangka Belitung, dan Lampung mengadakan rapat konsolidasi persiapan Pemilihan Kepala Daerah tahun 2020.

Ketua Pemenangan Pemilu (PP) Sumatera Bobby Adhityo Rizaldi mengatakan rapat konsolidasi itu dilakukan untuk mengatur strategi dalam mengusung calon kepala daerah dalam pemilihan kepala daerah yang berlangsung di 34 provinsi.

"Kami menyisir dalam pemenangan tersebut itu harus ada dari kader partai Golkar," kata Bobby saat ditemui di sela-sela rapat yang berlangsung di Hotel Menara Peninsula Jakarta Barat, Kamis.

Kegiatan berlangsung mulai pukul 14.00 WIB dan dimaksudkan untuk menyerap aspirasi dari Dewan Pengurus Daerah Kabupaten/Kota, serta mendiskusikan peta perkembangan di wilayah daerah masing-masing.

Selain Bobby, rapat konsolidasi tersebut juga dihadiri Wakil Ketua Umum Pemenangan Pemilu Ahmad Doli Kurnia Tanjung dan Wakil Sekretaris Jenderal Pemenangan Pemilu Doni Akbar.

Bobby mengatakan hasil survei dapat memberikan gambaran profil calon kepala daerah dengan bobot sebesar 40 persen.

"Bobot survei tidak lebih 40 persen, sedangkan 60 persennya itu masukan dari bapak-bapak sekalian," ujar Bobby pada saat membuka rapat konsolidasi tersebut.

Bobby menjelaskan maksud survei tidak lebih dari 40 persen adalah bahwa survei, kajian, evaluasi, dapat menjadi masukan bagi para peserta rapat konsolidasi.

Namun, masukan pandangan dari masing-masing DPD Golkar lebih diutamakan agar semakin memastikan pembacaan peta calon Partai Golkar dalam pemilihan kepala daerah 2020.

"Sehingga kami menetapkan pasangan yang memang memiliki modal keterpilihan (masyarakat) yang paling besar," kata Bobby.

 
Pewarta :
Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar