Petugas KPPS meninggal dunia di Sumsel dilaporkan bertambah

id Petugas kpps meninggal dunia,Petugas kpps sumsel meninggal dunia,Pemilu 2019,Pilpres 2019,Pemilu damai,Kpps,Kpu sumsel,K

Ilustrasi - Petugas KPPS dibawa ke Rumah Sakit di Tasikmalaya. (Dokumen KPU Kabupaten Tasikmalaya)

Palembang (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan  menerima laporan adanya penambahan petugas KPPS yang meninggal dunia diduga akibat kelelahan selama pemilu 2019.

Komisioner KPU Sumsel Divisi Hukum dan Pengawasan, Hepriyadi, Senin, mengatakan sebelumnya pada 18 April dua petugas yakni Fachrul bertugas di TPS 2 OKU dan Tuti Hidayati bertugas di KPPS Desa Suka Mulya OKI meninggal setelah penghitungan surat suara selesai.

"Hari ini kami mendapat laporan ketua KPPS 14 Desa Sumberjaya Kecamatan Sumber Marga Telang Banyuasin atas nama Untung Irmansyah telah meninggal dunia akibat sakit setelah bertugas 17 April lalu, jadi jumlahnya sudah 3 orang," ujar Hepriyadi.

Menurutnya petugas KPPS yang meninggal merupakan para pahlawan demokrasi, sehingga KPU Sumsel berupaya memberikan santunan yang nanti dihimpun dari kabupaten/kota karena tidak ada anggaran khusus dari KPU.

Nilai santunan sampai saat ini belum bisa ditentukan, sementara ini KPU masih menghimpun informasi dari kabupaten/kota mengenai petugas yang meninggal.

"Kepada para petugas yang masih bekerja, jika sudah kelelahan sebaiknya istirahat dulu, jaga kesehatan," jelas Hepriyadi.

Hepriyadi meminta seluruh Ketua KPU di 17 kabupaten/kota untuk melaporkan jika ada petugas yang sakit dan meninggal, KPU masih menunggu laporan dari masing-masing PPK untuk dilaporkan ke KPU Pusat.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar