Ducati beri lampu hijau Morbidelli bergabung pada musim depan

id Franco morbidelli,ducati,yamaha,motogp 2023,motogp 2024,motogp,motogp austria

Ducati beri lampu hijau Morbidelli bergabung pada musim depan

Franco Morbidelli saat membalap untuk tim Yamaha-SRT (Photo by LLUIS GENE / AFP) (AFP/LLUIS GENE)

Jakarta (ANTARA) - Direktur Olahraga Ducati Paolo Ciabatti mengisyaratkan pembalap Franco Morbidelli masuk ke salah satu tim — entah pabrikan maupun satelit — setelah munculnya berbagai rumor mengenai masa depannya usai hengkang dari tim Yamaha musim mendatang.

“Saya pikir Franco Morbidelli berada dalam momen yang sulit, tapi, dia adalah talenta yang hebat. Kami ingin melihat Morbidelli di Ducati tahun depan. Kita lihat apa yang terjadi dalam beberapa minggu ke depan,” ungkap Ciabatti, dikutip dari laman resmi MotoGP, Rabu.

Adapun Morbidelli disebut bakal menjadi kandidat kuat untuk menduduki kursi pembalap utama tim satelit Mooney VR46, yang saat ini masih ditempati oleh Luca Marini dan Marco Bezzecchi.

Sementara itu, kontrak dari banyak pembalap dalam jajaran Ducati berakhir pada akhir musim ini dan masih perlu diperbarui. Ciabatti juga mempertimbangkan untuk mempromosikan Bezzecchi ke tim pabrikan.

“Saat ini bukan rahasia lagi bahwa kami ingin bisa memberi Marco Bezzecchi motor pabrikan, dia menjalani tahun yang sangat baik, dia juga memenangkan balapan. Kami harus mengklarifikasi ide kami agar bisa memberinya tim pabrikan tahun depan,” kata Ciabatti.

“Keputusan tidak akan dibuat antara akhir pekan ini (di Silverstone), tapi kami akan mengklarifikasi ide dengan tim dan pebalap untuk membuat keputusan setelah MotoGP Austria,” ujarnya menambahkan.

Untuk memberikan promosi itu, maka harus ada kursi yang kosong di Tim Ducati Lenovo atau Prima Pramac Racing.

Francesco Bagnaia terikat dalam kontrak tim pabrikan untuk 2024, sementara Enea Bastianini (Ducati Lenovo Team) dan Jorge Martin (Prima Pramac Racing) sama-sama memiliki kesepakatan untuk 2023, dengan pabrikan belum secara resmi melaksanakan perpanjangan kontrak mereka untuk musim 2024.

Namun, dari semua pebalap, tampaknya Johann Zarco (Prima Pramac Racing) yang paling berisiko, dengan kontrak pembalap Prancis itu berakhir di akhir tahun dan meningkatnya pembicaraan tentang kemungkinan beralih ke LCR Honda, meskipun Zarco telah menyatakan keinginannya untuk tetap di Ducati.

Jika Bezzecchi mendapatkan promosi ke tim tersebut, maka sangat terbuka lebar kemungkinan bagi Morbidelli untuk sekali lagi berkendara di atas motor Ducati.

“Senang mendengar seseorang menginginkanmu! Terlebih lagi jika itu dari skuad Ducati. Ducati adalah motor terbaik, dan itu bukan rahasia lagi, tidak ada keraguan tentang itu. Itu terasa menyenangkan tapi saya fokus untuk mengendarai dan melakukan pekerjaan terbaik saya dengan Yamaha,” kata Morbidelli saat disinggung mengenai rumor tersebut.