Investor pastikan pedagang Cinde tempati kios baru Desember 2019

id pasar,investor,pasar cinde,berita sumsel, berita palembang, antara sumsel, antara palembang, antara hari ini, palembang hari ini, jembatan ampera

Aktivitas perdagangan di lapak sementara Pasar cinde Palembang,Sumsel, Rabu (6/9/2018). Revitalisasi pasar yang telah dicanangkan sebagai cagar budaya oleh Wali Kota Palembang menjadi pasar modern ini diyakini bisa mengembangkan ekonomi yang juga ramah terhadap cagar budaya. (Antara News Sumsel/Feny Selly/18)

Palembang (ANTARA) - Investor pengembang Pasar Cinde, Aldiron Plaza Cinde, Palembang, mematikan para pedagang akan menempati kios baru pada Desember 2019, seiring komitmen penyelesaian pembangunan areal khusus pedagang tradisional.

Kepala Cabang PT Magna Beatum Raimar di Palembang, Kamis, mengatakan pengerjaan revitalisasi pasar tradisional Cinde menjadi pasar modern oleh Aldiron Group itu masih sesuai jadwal, meskipun terjadi beberapa kendala di lapangan.

"Saat ini kami sedang masuk tahapan pemancangan tiang-tiang, pertengahan September ini selesai. Setelahnya akhir Desember pedagang yang direlokasi dapat kembali pindah ke lokasi lama yang telah kami bangun," kata dia.

Raimar mengemukakan terdapat 498 pedagang Pasar Cinde yang bakal menempati bangunan baru. Mereka adalah pedagang eksisting yang selama ini berjualan di lokasi tersebut sebelum Pasar Cinde dibongkar untuk revitalisasi.

Selain ratusan pedagang yang memiliki lapak, kata dia, pihaknya juga mengakomodir sekitar 50 pedagang kaki lima (PKL) untuk berjualan di sekitar area Aldiron Plaza Cinde.

Ia menambahkan pembangunan fisik berupa pemancangan 2.200 tiang tersebut sempat terkendala kondisi tanah di lokasi proyek.

"Seharusnya tiang pancang itu sudah selesai semua bulan ini tapi karena ada lapisan tanah hitam di lokasi membuat kami butuh waktu lagi untuk menggalinya," kata dia.

Terkait perkembangan fisik keseluruhan proyek setinggi 16 lantai itu, kata Raimar, baru mencapai 10 persen. Pihaknya optimistis dapat melakukan serah terima topping off pada Agustus 2020. Selanjutnya ppembukaan plaza tersebut ditargetkan pada 2021.

Magna Beatum menggarap proyek kerja sama bangun serah (BOT) dengan Pemprov Sumsel senilai Rp300 miliar sejak adanya perjanjian kerja sama pada Maret 2016.

Dalam perjanjian itu rencananya akan dibangun gedung dengan fungsi pasar modern, sarana parkir, trade mall dan tempat hiburan.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya mengatakan, pihaknya meminta pembangunan Plaza Cinde dipercepat, pasalnya jika berjalan lamban dapat merugikan masyarakat dan pedagang eksisting yang sebelumnya menempati kios di Pasar Cinde.

"Jika mengacu pada target, maka Oktober 2019 nanti seharusnya pedagang yang lama sudah bisa menempati kios baru, dan pada 2020 pembangunan plaza tersebut sudah selesai sepenuhnya," kata dia.
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar