ACT Sumsel terjunkan tim ke lokasi kebakaran di Palembang

id Act sumsel, aksi cepat tanggap sumsel, kebakaran Palembang, kebakaran rumah ,Act terjunkan tim, act response,Donasi act

ACT Sumsel terjunkan tim ke  lokasi kebakaran di Palembang

Tim ACT Sumsel terjun ke lokasi kebakaran di Jalan Pangeran Sido Ing Lautan Lorong Serengam, Jumat (7/8) (ANTARA/ACT Sumsel/20)

Palembang (ANTARA) - Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap Sumatera Selatan menerjunkan tim penanggulangan darurat ke dua lokasi kebakaran di Kota Palembang yang menghanguskan belasan rumah.

Tim Program ACT Sumsel, Aris Lazuardi, Jumat, mengatakan tim sudah terjun ke lokasi kebakaran di Jalan Pangeran Sido Ing Lautan Lorong Serengam saat kebakaran pada Kamis malam (6/8), kemudian lokasi kebakaran kedua di Kecamatan Jakabaring.

"Jadi hari ini teman-teman relawan MRI ACT Sumsel kembali hadir untuk membantu para korban, selain membersihkan sisa puing kebakaran alhamdulillah tim juga membawa donasi sandang dan pangan siap santap," ujarnya.

Menurut dia kebakaran di Lorong Serengam yang terjadi pada Kamis malam (6/8) menghanguskan setidaknya 11 unit rumah sehingga 20 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal.

Kebakaran diduga akibat ledakan tabung gas dari salah satu rumah warga, mayoritas rumah warga yang terbuat dari kayu ditambah lagi kondisi yang sulit dijangkau dan serta angin kencang membuat api dengan cepat menyambar ke rumah warga lainnya.

Tim emergency response Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) ACT wilayah Sumsel langsung terjun ke lokasi untuk bergabung bersama satuan tugas lainnya untuk memadamkan kobaran api. Sedangkan tim lainnya menyalurkan bantuan ke lokasi kebakaran di RT 11 Kecamatan Jakabaring yang menghanguskan 10 unit rumah semi permanen dan memaksa 11 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal.

"ACT Sumsel membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin menyalurkan donasi baik dalam bentuk uang maupun natura (barang), donasi dapat disalurkan langsung ke kantor ACT Sumsel di jalan Jendral Sudirman KM 3,5 Palembang," tambahnya.
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar