Harga ikan gabus segar di pasar tradisional Palembang turun Rp45.000/Kg

id ikan gabus,harga ikan gabus,pedagang ikan gabus,pedagang ikan,harga ikan,harga ikan di pasar,harga ikan gabus di pasar,pasar palembang ,pasar tradisio

Harga ikan gabus segar di pasar tradisional Palembang turun Rp45.000/Kg

Pedagang ikan di Pasar Perumnas Palembang, Kamis (7/5). (ANTARA/Dolly Rosana/20)

Biasanya saya jual Rp50.000 - Rp55.000/Kg, tapi kini sudah turun tapi tetap sedikit yang beli
Palembang (ANTARA) - Harga Ikan gabus segar di sejumlah pasar tradisional Kota Palembang bergerak turun dari Rp50.000/Kg menjadi Rp45.000/Kg, Kamis.

Amin, pedagang ikan gabus di Pasar Perumnas Palembang, mengatakan, penurunan harga terjadi dari agen asal Ogan Komering Ilir tepatnya di SP Padang.

“Suplai ikan gabus di Palembang ini, jika tidak dari SP Padang, atau dari Banyuasin dan Musi Banyuasin. Seluruh agen ikan turunkan harga hari ini,” kata Amin.

Menurutnya, penurunan harga di saat Ramadhan terbilang jarang terjadi karena biasanya harga ikan gabus segar justru naik. Ini diperkirakan dampak dari pelemahan daya beli masyarakat, juga dampak penyebaran virus corona.

“Bisa dikatakan saat ini terjadi penurunan omzet 20 persen, pembeli berkurang karena corona,” kata dia.

Baca juga: Hari pertama puasa di Palembang, harga ikan bervariasi Rp18.000 hingga Rp22.000/Kg

Baca juga: Rela mengantre, ikan giling jadi buruan ibu-ibu jelang Ramadhan di Palembang


Senada, pedagang ikan gabus di Pasar Lemabang, Soleh, juga mengalami hal serupa. Walau harga ikan mengalami penurunan, tapi pembeli tetap saja sepi. “Biasanya Rp50.000—Rp55.000/Kg saya jual, tapi kini sudah turun tapi tetap sedikit yang beli,” kata dia.

Harga eceran ikan gabus di sejumlah pasar tradisional Kota Palembang biasanya sangat dipengaruhi cuaca sehingga rentan berfluktuasi sepanjang tahun.

Analis Pasar Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Selatan Nurindah Harahap harga eceran ikan gabus cenderung lebih murah di saat musim kemarau karena nelayan lebih mudah mendapatkannya.

“Ikan gabus hidup di rawa, waduk, parit yang mengering dan sungai yang airnya tenang. Saat kemarau, menjadi lebih mudah ditangkap sehingga pasokan di pasar melimpah,” kata dia.

Saat musim kemarau, harga eceran ikan gabus tergolong murah yakni Rp25.000-Rp50.000 per kg, berbeda saat musim penghujan yang biasanya berada di kisaran Rp50.000-Rp75.000 per kg.

Ia mengatakan sejauh ini suplai ikan gabus terbanyak dari Kabupaten Ogan Komering Ilir, Ogan Ilir, dan Banyuasin karena di daerah tersebut memiliki banyak sungai, sawah, saluran air dan rawa.

Namun ada anomali yang terjadi terkait harga ikan gabus ini, yakni harganya dapat melonjak tajam saat peringatan hari besar keagamaan, seperti saat Ramadhan dan Lebaran.

Hal ini lantaran, warga Palembang terbiasa membuat kuliner pempek yang bahan bakunya berupa ikan gabus. Saat itu, harga dapat menyentuh Rp75.000/kg.

“Akan tetapi, dampak penyebaran virus corona membuat harga-harga ikan mengalami penurunan karena pembelinya berkurang,” kata dia.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar