Sekda minta penyelesaian batas wilayah tidak berlarut

id Nasrun Umar, konflik agraria, Sekda sumsel

Nasrun Umar. (ANTARA Sumsel/Nova Wahyudi)

Palembang (ANTARA Sumsel) - Sekretaris Daerah Sumatera Selatan Nasrun Umar minta penyelesaian batas wilayah tidak boleh berlarut karena berpotensi menimbulkan konflik.

"Seperti perbatasan Pemerintah Kota Palembang dengan Banyuasin, Sumsel atau masyarakat Tegal Benangun itu harus diselesaikan secara cepat," kata Sekda di Palembang, Selasa.

Dia mengatakan pihaknya telah melaksanakan rapat koordinasi dengan pemerintah Kota Palembang dan Kabupaten Banyuasin untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

"Itu penting mengingat warga Tegal Benangun akan menuntut kembali melalui unjuk rasa ke- Pemerintah Provinsi Sumsel," ujar Sekda.

Dia memperkirakan aksi demo kemungkinan terjadi kembali mengingat warga Tegal Benangun ingin bergabung ke Pemerintah Kota Palembang.

Nasrun mengatakan sehubungan itu pihaknya akan membahas permasalahan tersebut bersama Asisten Pemerintahan kota Palembang dan Kabupaten Banyuasin.

"Apalagi Sumsel terkenal dengan daerah yang kondusif sehingga itu harus dijaga bersama," ujar dia.

Bukan itu saja tetapi Sumsel akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018 sehingga keamanan harus menjadi skala prioritas, kata dia.

Sebagaiman ribuan masyarakat Tegal Benangun mendatangi kantor Pemerintah Provinsi Sumsel menuntut agar mereka masuk kota Palembang pada Senin.

Tuntutan tersebut antara lain selama ini warga Tegal Benangun melakukan urusan administrasi ke-Pemerintah Kota Palembang walaupun mereka masuk wilayah Kabupaten Banyuasin.***2***

(T.U005)

(T.U005/B/J008/J008) 28-11-2017 14:26:43
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar