Kurs Rupiah menguat seiring pasar tunggu kebijakan suku bunga AS

id rupiah menguat,nilai tukar rupiah,suku bunga AS,AS,berita sumsel, berita palembang

Kurs Rupiah menguat seiring pasar tunggu kebijakan suku bunga AS

Teller Bank Mandiri menunjukkan uang pecahan Dolar AS dan Rupiah di Bank Mandiri KCP Jakarta DPR, Senin (7/1/2019). Kurs Rupiah terhadap Dolar AS menguat 1,3 persen menjadi Rp14.080. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/ama.

Jakarta (ANTARA) - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada akhir perdagangan Rabu, menguat seiring pasar menunggu kebijakan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed.

Rupiah pada Rabu ditutup naik 22 poin atau 0,15 persen ke posisi Rp14.692 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.714 per dolar AS.

"Pasar menunggu kebijakan The Fed terkait suku bunga di tengah kondisi ekonomi AS yang disebutkan dalam tekanan," kata analis ICDX Revandra Aritama saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Rabu.

Revandra menuturkan pasar masih menunggu kebijakan moneter The Fed apakah akan lanjut menaikkan suku bunga di tengah kondisi ekonomi yang tengah dihadapi AS saat ini. Jika suku bunga kembali dinaikkan, dolar AS berpeluang untuk menguat walaupun hal tersebut dapat memberikan tekanan ekstra bagi ekonomi AS keseluruhan.

Bank-bank regional AS memperpanjang kerugian mulai Senin (1/5/2023) setelah penyitaan dan lelang First Republic Bank. Sebagian besar asetnya dibeli oleh JPMorgan Chase & Co dalam kesepakatan yang ditengahi oleh Federal Deposit Insurance Corp.

The Fed pada Rabu waktu setempat diperkirakan akan mengumumkan kenaikan suku bunga 25 basis poin, dan investor cemas untuk setiap sinyal dari bank sentral tentang apakah itu akan menjadi kenaikan terakhir untuk saat ini, atau apakah kenaikan lebih lanjut dimungkinkan jika inflasi tetap tinggi.