Jaringan gas Kota Palembang dilanjutkan di lima kecamatan

id jaringan gas,jargas,jargas kota,energi,pipa gas,gas,pgn,edm,pemkot palembang,apbn,medco energy

Pekerja memeriksa instalasi meteran Jaringan gas perdana di kelurahan Talang Kelapa Palembang, Sabtu (12/11/2019). Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Pemerintah Kota Palembang melakukan penambahan dan perluasan jaringan gas bumi rumah tangga sebanyak 1500 sambungan di tahun 2019. ANTARA FOTO/Feny Selly/Ang/19

....Tentunya kami akan pastikan bahwa setelah pengerjaan, jalan harus dirapikan seperti semula....

Palembang (ANTARA) - Pembangunan jaringan gas Kota Palembang, Sumatera Selatan, kembali dilanjutkan di lima kecamatan untuk mengejar target 6.034 sambungan rumah tangga hingga akhir 2019.



Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kota Palembang Zuriat di Palembang, Kamis, mengatakan pekerjaan ini harus dituntaskan karena telah mendapatkan alokasi bantuan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.



Sebelumnya, Kota Palembang sudah mendapatkan alokasi 4.315 Sambungan Rumah (SR) pada 2018 dan 7.626 SR pada 2009.



Ia merinci 6.034 jargas Sambungan Rumah Tangga (SR) di Kota Palembang akan didistribusikan di Kecamatan Sematang Borang di Kelurahan Srimulyani 974 Sambungan Rumah Tangga (SR) dan Kelurahan Lebung Gajah 1.024 SR, Kecamatan Sako di Kelurahan Sako 1.371 SR, Kecamatan SU I di Kelurahan 7 Ulu 374 SR, Kecamatan SU II di Kelurahan Tangga Takat 637 SR, Kecamatan Jakabaring di Kelurahan 8 Ulu 856 SR dan Kelurahan 15 Ulu 798 SR.



“Hari ini kami baru memperkenalkan  kontraktornya ke pihak-pihak yang akan memberikan izin. Ini penting karena jalur akan memakai jalan nasional dan jalan provinsi,” kata dia.



Ia memastikan bahwa pemkot akan mengawasi proses ini, terutama pada kegiatan penggalian mengingat dipastikan bakal ada kerusakan jalan yang menggangu kenyamanan masyarakat berkendara.



“Tentunya kami akan pastikan bahwa setelah pengerjaan, jalan harus dirapikan seperti semula,” kata dia.



Pembangunan jaringan gas rumah tangga merupakan bagian dari upaya diversifikasi energi yang dilakukan pemerintah.



Pada 2019 melalui APBN Kementerian ESDM akan membangun 78.216 jargas di 18 kabupaten/kota di Indonesia.



Sementara itu, Wali Kota Palembang mengatakan pembangunan jargas bertujuan untuk efisiensi dan mengubah perilaku masyarakat sehingga tidak lagi menggunakan tabung gas elpiji.



Ia menjelaskan pembangunan jargas telah tertuang dalam perencanaan RTRW serta RPJMD Kota Palembang tahun 2019.



"Mengingat dampak positif bagi masyarakat, Pemerintah Kota Palembang mengajak seluruh kabupaten/kota untuk mendukung pembangunan jargas sebagai upaya mengurangi beban ekonomi masyarakat," kata dia.



Pengembangan jaringan gas ini sangat relevan mengingat sudah dibangun pipa transmisi gas Grissik-Pusri oleh KKKS Medco Energy yang melewati tiga kabupaten/kota yakni Musi Banyuasin, Banyuasin, dan Palembang sepanjang 176 kilometer.



 

Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar