
"Toilet training" tertunda bisa timbulkan masalah pada anak
Selasa, 24 Desember 2024 15:36 WIB

"Hal ini akan menimbulkan kekhawatiran adanya peningkatan penyebaran penyakit baik infeksi, diare, maupun hepatitis A," katanya dalam webinar IDAI yang diikuti dari Jakarta, Selasa.
"Toilet training yang tertunda juga pada anak menyebabkan penolakan untuk buang air besar dan bisa terjadi konstipasi, juga masalah-masalah pencapaian dan pemeliharaan kontrol kandung kemih," kata dokter konsultan tumbuh kembang pediatri sosial lulusan Universitas Indonesia itu.
Dia mengatakan, pembelajaran toilet training yang tertunda juga berpeluang menyebabkan stres pada orang tua, anggota keluarga, petugas di tempat penitipan anak, dan guru di sekolah.
Kehadiran anak-anak yang belum terlatih menggunakan toilet untuk buang air kecil maupun buang air besar bisa menambah beban kerja petugas tempat penitipan anak dan taman bermain anak.
Dokter Meitha menyampaikan, toilet training dimaksudkan untuk melatih anak supaya bisa secara mandiri buang air kecil maupun buang air besar di toilet.
Pewarta: Fitra Ashari
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
