21.046 KPM di OKU mendapat BST hingga Desember

id Dana BST diperpanjang, Dinas Sosial OKU, dibayar 50 persen, 21.046 KPM

21.046 KPM di OKU mendapat BST hingga Desember

Ilustrasi - Penyaluran BST dari Kemensos di Kantor Pos Curup, belum lama ini. (ANTARA)

Baturaja (ANTARA) - Sebanyak 21.046 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan akan mendapat Bantuan Sosial Tunai (BST) dari pemerintah pusat setiap bulan, hingga Desember 2020.

Kepala Dinas Sosial Ogan Komering Ulu Syaiful Kamal melalui Kabid Pemberdayaan Fakir Miskin, M. Kholik, di Baturaja, Kamis, menuturkan penyaluran BST dari Kemensos kepada warga setempat diperpanjang hingga Desember 2020.

"Bantuan dari Kemensos bakal dibayar sampai Desember 2020. Pemberitahuan terkait hal tersebut sudah kami terima melalui email (surat elektronik)," katanya.

Hanya saja, katanya nilai uang bantuan yang akan diterima setiap KPM hanya 50 persen dari BST periode sebelumnya.

"Artinya, setiap KPM bakal menerima sebesar Rp300.000/bulan," kata dia.

Terkait dengan realisasi BST tahap III periode Juli 2020, kata dia, saat ini sudah tersalurkan melalui Kantor Pos Baturaja dengan menerapkan protokol kesehatan guna mengantisipasi penyebaran virus corona jenis baru (COVID-19).

"Untuk pencairan BST tahap III sudah dimulai sejak Minggu (5/7) kamarin," katanya.

Kepala Kantor Pos Baturaja Juhen Hendry didampingi bagian pemasaran, Donny Farzon, secara terpisah menambahkan saat ini pihaknya mulai menyalurkan BST dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Pencairan BST tahap III sudah dimulai sejak Minggu (5/7) kemarin dan ditargetkan rampung pada 15 Juli 2020," ujarnya.

Dalam menyalurkan bantuan untuk masyarakat terdampak COVID-19 itu, pihaknya mewajibkan setiap KPM memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak saat mengantre di loket Kantor Pos Baturaja, guna mengantisipasi penyebaran virus corona.

"Dalam pencairan tahap III ini tercatat sebanyak 21.046 KPM warga Kabupaten OKU yang akan menerima BST dari Kemensos tersebut," ujar dia.

Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar