Update 2 Juli: Kasus positif COVID-19 di Sumsel 2.210 orang, angka kematian melewati 100 kasus

id sumsel,info sumsel,berita sumsel,covid-19 sumsel,info covid-19, kasus covid sumsel bertambah,normal baru,tim gugus tugas covid-19,pasien covid-19 meni

Update 2 Juli: Kasus positif COVID-19 di Sumsel 2.210 orang,  angka kematian melewati 100 kasus

Arsip - Petugas kesehatan berpakaian pelindung lengkap mengambil sample untuk tes swab pada drive thru test COVID 19 di parkiran Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang, Sumsel, Senin (4/5/2020). Test Covid Mandiri berupa tes rapid atau tes swab ini menurut pihak rumah sakit cukup diminati warga seiring dengan ditetapkannya Kota Palembang sebagai zona merah. (ANTARAl/Feny Selly/20)

Kasus-kasus meninggal tersebut mayoritas memiliki penyakit bawaan yang membuat imunitas tubuh pasien tidak dapat melawan COVID-19, meskipun sudah ditangani maksimal
Palembang (ANTARA) - Warga di Sumatera Selatan terkonfirmasi positif COVID-19 kembali bertambah 42 orang per 2 Juli menjadi 2.120 orang dengan angka kematian yang telah mencapai 101 kasus.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sumatera Selatan Yusri, di Palembang, Kamis, mengatakan terdapat tambahan empat kasus meninggal dari Kota Palembang pada hari ini, sehingga total kasus meninggal menjadi 101 kasus atau mencapai 4,8 persen.

"Tingkat kematian di Sumsel tidak terlalu tinggi karena masih di bawah rata-rata nasional (5 persen), jadi biasa saja," ujarnya.

Menurut dia, kasus-kasus meninggal tersebut mayoritas memiliki penyakit bawaan yang membuat imunitas tubuh pasien tidak dapat melawan COVID-19, meskipun sudah ditangani maksimal.

Setidaknya enam penyakit bawaan paling banyak didapati pada kasus meninggal di Sumsel yakni Hipertensi, Diabetes Melitus, Asma, Tb Paru, Stroke dan Gagal Ginjal.

Baca juga: Kota Palembang belum penuhi indikator zona aman COVID-19

Baca juga: Palembang gencarkan edukasi protokol COVID-19 sikapi status zona merah


Oleh karena itu, ia meminta masyarakat yang memiliki penyakit bawaan lebih waspada jika beraktifitas, terutama kalangan lanjut usia agar menjaga kontak dengan kalangan usia produktif yang mobilisasinya lebih tinggi.

Meski kasus meninggal mendekati 5 persen, namun kasus sembuh jauh lebih tinggi yakni 1.088 orang atau mencapai 51,3 persen dari total kasus sementara.

"Untuk tambahan sembuh hari ini bertambah 37 orang, dari OKI (31 orang), Banyuasin (tiga), serta Palembang, OKU Timur dan Prabumulih masing-masing satu kasus," tambahnya.

Baca juga: Di Kota Pagaralam ditemukan kasus positif COVID-19 lokal pertama

Baca juga: Update 1 Juli: Kasus COVID-19 di Sumsel bertambah 29 orang, seorang pegawai Samsat di Pagaralam positif


Satu kasus sembuh dari Prabumulih membuat kota tersebut kembali ke kondisi 0 kasus aktif atau zona hijau penanganan kasus di Sumsel.

Sementara kasus konfirmasi positif COVID-19 juga hari ini bertambah 42 orang, berasal dari Kota Palembang (32 orang), Banyuasin (lima), Ogan Ilir (dua), serta Pagaralam dan Muara Enim masing-masing satu orang.

Dari 2.120 kasus positif di Sumsel, masih terdapat 931 kasus aktif yang mendapat penanganan di Kota Palembang (763 kasus), disusul Kabupaten Banyuasin (69 kasus), Muara Enim (38 kasus), Kabupaten PALI (12 kasus).

OKI (12 kasus), Musi Banyuasin (delapan kasus), Lubuklinggau (tujuh kasus). Ogan Ilir (tujuh kasus), OKU Timur (empat kasus), Pagaralam (dua kasus), dan Empat Lawang (satu kasus), serta khusus luar wilayah terdapat tiga kasus.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar