Jatim semakin tidak terbendung di panahan

id Panahan, jatim, pemenang pon, medali terbnyak, pon XIX

Jatim semakin tidak terbendung di panahan

Logo dan maskot PON XIX Jawa Barat. (Ist/Dok)

Palembang (ANTARA Sumsel) - Dominasi Jawa Timur dalam perolehan medali cabang olahraga panahan Pekan Olahraga Nasional XIX/2016 Jawa Barat semakin tidak terbendung setelah pada Kamis kembali menambah satu keping emas.

Satu medali emas tersebut disumbangkan nomor compound beregu putra atas nama Yoke Rizaldi Akbar, Kuswantoro, dan Garrincha Didi Nugroho yang mengalahkan tim DIY yang diperkuat Prima Wisnu Wardhana, Rico Choirul Azhar, dan Edi Sudrajat dalam pertarungan sengit dalam empat seri yang berakhir dengan skor 227-209.

Penambahan satu keping emas ini memperkokoh posisi Jatim di puncak klasemen sementara dengan raihan 5 emas, 1 perak, dan 4 perunggu, disusul DIY dan Jabar yang masing-masing meraih 1 emas, 2 perak, dan 2 perunggu.

Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Panahan Indonesia Deny Trisyanto mengatakan meski sudah meraih lima emas tapi belum memenuhi target yang ditetapkan KONI daerah.

"Target enam emas, harapan tersisa pada ronde nasional yang digelar Kamis (23/9), ada delapan emas lagi yang diperebutkan," kata Deny yang dijumpai di arena panahan.

Ia mengatakan sejauh ini, perolehan medali sudah sesuai dengan rencana karena Jatim nyaris menyapu bersih nomor recurve yang memperebutkan lima emas andai saja nomor mix tidak menjadi milik DIY.

"Di nomor recurve, Jatim sudah bagus berkat penampilan gemilang Riau Ega Agata yang meraih dua emas, dan satu perunggu. Tinggal lagi bagaimana di nomor ronde nasional, semoga saja Jatim bisa mencapai target," kata dia.

Panahan menjadi salah satu cabang olahraga prioritas Jawa Timur untuk mengumpulkan medali di PON. Untuk itu, para atlet mendapatkan kesempatan uji coba hingga ke Belanda untuk mengasah kemampuan sebelum turun di PON.

Selain meraih satu emas pada hari ini, Jatim juga meraih tiga perunggu pada nomor compound yakni pada kelompok perorangan putri atas nama Tiara Sakti Ramadhani yang mengalahkan Aprilia Dwi Novitasari (DKI Jakarta) 142-137.

Kemudian dua perunggu berikutnya dari nomor perorangan putra atas nama Yoke Rizaldi Akbar yang mengalahkan Rico Adi Baskoro (Jateng) 145-141, dan nomor beregu putri (Tiara Sakti Ramadhani, Dellie Theesyadinda, Della Adisti Handayani) yang mengalahkan tim Jateng 215-199.

Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.