Jakarta (ANTARA) - Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong memperkirakan kurs rupiah melemah seiring penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh Amerika Serikat (AS).
“Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS setelah penangkapan Presiden Venezuela, Nicolás Maduro, memicu kekhawatiran geopolitik yang menekan minat investor terhadap aset berisiko, termasuk mata uang negara berkembang,” ucapnya kepada ANTARA di Jakarta, Senin.
Mengutip Sputnik, pada Sabtu (3/1), Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa AS telah melancarkan serangan besar ke Venezuela yang berujung pada penangkapan Maduro dan istrinya, Cilia Flores, serta pemindahan keduanya ke luar negeri.
Rupiah diprediksi melemah seiring penangkapan Presiden Venezuela
Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/bar)
