Palembang (ANTARA) - Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) menambah 10 unit ambulans untuk melayani warga dalam waktu sedia 24 jam.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa di Palembang, Selasa, mengatakan saat ini Pemkot Palembang telah memiliki layanan rawat inap dan puskesmas ramah disabilitas di lima puskesmas, sekaligus menambah 10 unit ambulans layanan 24 jam.
Adapun lima puskesmas yang kini resmi memiliki layanan rawat inap tersebut yakni Puskesmas Basuki Rahmat, Alang-Alang Lebar, Sei Selincah, Sematang Borang, dan Sukarame.
Program ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Pemkot Palembang dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang komprehensif, cepat, dan terjangkau bagi masyarakat.
Ia menegaskan, penguatan puskesmas dengan fasilitas rawat inap merupakan langkah strategis untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada warga.
“Peluncuran Puskesmas Rawat Inap ini adalah bentuk komitmen nyata Pemerintah Kota Palembang. Dengan adanya layanan rawat inap di puskesmas, masyarakat bisa mendapatkan penanganan medis lanjutan tanpa harus selalu dirujuk ke rumah sakit, sehingga pelayanan menjadi lebih efektif dan efisien,” ujarnya.
Menurutnya saat ini, Kota Palembang memiliki 42 puskesmas dan 67 puskesmas pembantu yang tersebar di 18 kecamatan, yang selama ini melayani rawat jalan dan persalinan.
Sementara berdasarkan data profil kesehatan Indonesia, baru sekitar 41 persen puskesmas di Indonesia yang memiliki layanan rawat inap, sementara 59 persen lainnya masih non rawat inap.
“Melihat tingginya kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang mudah diakses, penguatan puskesmas rawat inap menjadi keharusan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa komitmen ini telah dimulai sejak Mei 2025, dengan diresmikannya layanan rawat inap perdana di Puskesmas Pembina Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Jakabaring.
Kemudian memasuki tahun 2026, Pemkot Palembang kembali memperluas layanan tersebut ke lima puskesmas pembina lainnya.
Pada kesempatan yang sama, Puskesmas Basuki Rahmat juga resmi menerapkan layanan ramah disabilitas menyusul Puskesmas Sosial.
Selain itu, 10 unit ambulans 24 jam diserahkan untuk mendukung respons cepat pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas.
“Ini adalah wujud komitmen kami menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Kota Palembang,” tegas Ratu Dewa.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, Fenty Aprina, menyampaikan bahwa pengembangan puskesmas rawat inap merupakan program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palembang.
Ia menargetkan, ke depan setiap kecamatan memiliki minimal satu puskesmas rawat inap. Pada 2026 ditargetkan tujuh puskesmas rawat inap, dan ke depan di pelayanan kesehatan tanpa diskriminasi, termasuk bagi penyandang disabilitas, dapat terwujud secara menyeluruh.
Palembang tambah 10 unit ambulans layani warga 24 jam
Wali Kota Palembang Ratu Dewa saat peresmian puskesmas rawat inap dan penambahan 10 unit ambulance di Palembang, Selasa (6/1/2026). ANTARA/ HO- Pemkot Palembang
