Denpasar (ANTARA) - Tim SAR gabungan menemukan empat korban banjir di Denpasar, Bali, dalam keadaan meninggal dunia pada hari kedua pencarian, Kamis.
"Keempat korban yang ditemukan adalah perempuan, selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Prof Ngoerah menggunakan ambulans Al Mandiri, ambulans BPBD, dan ambulans Namru untuk proses identifikasi," kata Kepala Kantor Basarnas Bali I Nyoman Sidakarya, di Denpasar, Kamis.
Diketahui hujan intensitas tinggi yang melanda Bali terutama Denpasar, Badung, Gianyar, dan Jembrana sejak Selasa (9/9) lalu mengakibatkan banjir besar di berbagai titik pada Rabu (10/9).
Banjir yang diakibatkan oleh luapan sungai menghanyutkan sejumlah korban, hingga Rabu (10/9) malam Basarnas Bali melaporkan di Denpasar saja telah ditemukan tiga korban meninggal dunia atas nama Nadira, Ni Wayan Lenyot, dan Dedek Rio Adi Saputra.
Sementara enam orang masih dalam pencarian atas nama Ni Ketut Merta, Made Sawitri, Tasnim, Farwa Husein, Amin Suwandi, dan Maimunah, sehingga pencarian hari kedua dilakukan.
"Pagi tadi sejak pukul 06.00 Wita tim SAR gabungan melanjutkan pencarian dengan fokus di sepanjang titik awal yaitu aliran sungai Tukad Badung hingga Waduk Tukad Badung," ujarnya.
Empat korban banjir Denpasar ditemukan meninggal dunia
Tim SAR gabungan mengevakuasi empat jenazah korban banjir di Waduk Tukad Badung, Denpasar, Kamis (11/9/2025). ANTARA/HO-Basarnas Bali
