Kasus COVID-19 melandai, Gitaris Mocca: Prokes jangan sampai kendor

id mocca,Kasus COVID-19 landai,prokes,3M,ingat pesan ibu,COVID-19,virus corona

Kasus COVID-19 melandai, Gitaris  Mocca: Prokes jangan sampai kendor

Gitaris grup band Mocca Riko Prayitno. (ANTARA/HO-instagram.com/rikoprayitno)

Jakarta (ANTARA) - Gitaris grup band Mocca Riko Prayitno mengajak agar masyarakat tidak lengah menjalankan protokol kesehatan (prokes) meski kasus COVID-19 melandai.

“Sekarang kasus COVID-19 mulai menurun, tapi protokol kesehatan harus tetap, sih. Untuk keselamatan bersama,” kata Riko kepada ANTARA pada Senin.

“Soalnya COVID-19 ini kan akhirnya berdampingan dengan kita dan belum ada obatnya. Jangan sampai kendor prokesnya,” tambahnya.

Riko mengatakan selama pandemi, Mocca sendiri melakukan kegiatan secara hybrid, yakni kombinasi virtual dan tatap muka, untuk meminimalisir penyebaran COVID-19. Bahkan meski kasus melandai, Mocca tetap melaksanakan protokol kesehatan saat beraktivitas bersama.

“Saya dengar berita di AS juga sedang naik kasus COVID-19-nya, ada beberapa konser yang personelnya kena, ada krunya yang kena. Mudah-mudahan, sih, kasus COVID-19 di Indonesia bisa turun terus,” ujar Riko.

Pada tahun lalu, Mocca sempat menggelar konser mini Rehearsal Show secara virtual. Baru-baru ini, Mocca juga mengadakan kompetisi karaoke secara virtual pada tanggal 1 hingga 5 September.

“Dulu, Mocca biasanya lebih banyak di off-air, sekarang off-air sama sekali tidak ada. Kemarin-kemarin sempat bikin manggung virtual, ada kerja sama dengan beberapa brand. Lalu ketika tidak ada kerja sama brand, kami bikin kegiatan sendiri, seperti live di Instagram atau TikTok,” ujar Riko.

Ia juga mengatakan situasi pandemi yang sudah berlangsung selama satu setengah tahun menuntut Mocca menyesuaikan diri tampil di depan kamera.

“Tampil di depan kamera kan berbeda, ya, rasanya dengan manggung di depan penonton secara langsung,” katanya.

Bagi Mocca, bermain band sudah menjadi kebutuhan tersendiri untuk semua personel sehingga berbagai kegiatan tetap dilakukan dan berusaha bertahan meski kelangsungan industri musik di tengah pandemi tak cukup menjanjikan.

“Beberapa band hanya nge-band kalau ada uangnya, itu akan berhenti akhirnya di situasi pandemi. Tapi Mocca nge-band memang karena mencintai pekerjaannya,” ujarnya.

Grup yang beranggotakan Arina Ephipania (vokal, ukulele), Riko Prayitno (gitar, bas, vokal latar), Toma Pratama (bas, vokal latar), dan Indra Massad (drum, vokal latar) ini telah mengeluarkan album “Day by Day” bertepatan dengan peringatan ulang tahunnya yang ke-21 pada November 2020.

Menurut Riko, album tersebut merepresentasikan keadaan yang mereka rasakan selama menjalani keseharian di tengah pandemi COVID-19.

“Ketika melihat cover dan dengerin lagunya, orang bisa membayangkan situasi pandemi,” ujar Riko terkait album “Day by Day”.

“Menurut kami, pandemi ini salah satu penanda zaman banget. Ketika melihat gambar orang-orang pakai masker, itu sangat identik dengan tahun 2020. Mungkin kelak anak-cucu kita bakal tahu,” lanjutnya.

Untuk proyek selanjutnya, Riko mengatakan Mocca tengah berencana mengeluarkan single berkolaborasi dengan seorang vokalis muda dan berencana merilis album mini pada November.
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2021