Warga Solo akan gelar "Umbul Donga" 1.001 tumpeng untuk Jokowi

id Umbul Donga, syukuran,warga solo bersyukur,bersyukur jokowi terpilih lagi

Jumpa pers kegiatan umbul Donga 1.001 tumpeng yang akan dilaksanakan di Balai Kota Surakarta pada Kamis (23/5) (Foto: Aris Wasita)

....Akan ada pula Wali Kota FX Hadi Rudyatmo yang bersedia menjadi pembawa tumpeng terdepan. Beliau mewakili Kota Solo....
Solo (ANTARA) -
Warga Kota Solo, Jawa Tengah, akan menggelar kegiatan "Umbul Donga" atau doa bersama untuk Joko Widodo yang kembali terpilih menjadi Presiden RI untuk yang kedua kalinya.

"Filosofi acara ini merupakan ucapan syukur dari semua warga atas karunia yang diberikan Tuhan dalam pesta demokrasi yang berjalan lancar sesuai harapan masyarakat," kata Ketua Panitia Harry Prasetyo di Solo, Selasa.

Ia mengatakan pada kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (23/5) akan diwujudkan dalam bentuk tumpeng yang berisi sayuran dan lauk pauk sederhana.

"Ini menunjukkan bahwa dalam kesederhanaan warga masih bisa berbagi rasa syukur dengan warga lain yang ada di Solo," katanya.

Ia mengatakan nanti akan ada 1.001 tumpeng dan 2.500 orang yang ikut memeriahkan kegiatan yang dilaksanakan di Balai Kota Surakarta tersebut.

Menurut dia, angka 1.001 merupakan angka cantik sesuai dengan prestasi yang selama ini sudah ditorehkan oleh Presiden Joko Widodo.

"Selama lima tahun menjabat sebagai Presiden, 'track record'-nya sangat bagus. Salah satunya tidak bisa dipungkiri bahwa prestasi beliau sangat bagus, seperti dalam hal infrastruktur," katanya.

Ia mengatakan, acara tersebut akan dikemas dalam kemasan budaya, dimulai dari kirab tumpeng dan diikuti narasi yang menceritakan filosofi kegiatan tersebut.

"Akan ada pula Wali Kota FX Hadi Rudyatmo yang bersedia menjadi pembawa tumpeng terdepan. Beliau mewakili Kota Solo dan diiringi oleh tokoh-tokoh masyarakat," katanya.

Selanjutnya, acara akan diakhiri dengan "kembul bujono" atau makan bersama warga dengan menggunakan pincuk atau piring yang terbuat dari daun pisang yang dilipat ujungnya.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar