Lubuklinggau (ANTARA News Sumsel) - Dandim 04/06 Musi Rawas, Lubuklinggau dan Musi Rawas Utara, Letkol Kav Dodi Samsurizal memastikan terus memantau ancaman munculnya titik api (hotspot) guna mensukseskan Asean Games 2018 yang diselenggarakan di Sumatera Selatan.
"Masalah Hotspot kami terus memantau terutama di wilayah Ogan Komering Ilir karena disanakan sudah hampir 100 hektar lebih lahan yang terbakar, dan kami berupaya siaga agar tidak berdampak ke wilayah Musi Rawas, Lubuklinggau dan Musi Rawas Utara," kata Letkol Kav Dodi Samsurizal, Rabu.
Ia mengakui beberapa waktu lalu di darerah Musi Rawas sempat ada lahan yang terbakar, namun sudah dapat pihaknya atasi. Lahan yang terbakar sekitar 6 hektar dan untuk sementara ini tetap dipantau pihaknya.
Dilanjutkannya, untuk tiga wilayah yang paling rawan kebakaran hutan atau lahan berada diantara wilayah Musi Rawas dan Musi Rawas Utara. Sementara wilayah Lubuklinggau masih relatif aman.
"Musi Rawas tidak ada lahan gambut, namun di Musi Rawas Utara ada lahan gambut sehingga pada saat pemadaman tidak terlalu sulit," ujarnya.
Untuk sanksi terhadap pelaku pembakaran hutan atau lahan pihaknya menyerahkan kepada pihak kepolisian, namun dirinya sudah membentuk satgas untuk masing-masing wilayah yang terdiri dari anggota Babinkamtibnas dan relawan.
Untuk mendukung Asian Games, Dandim 04/06 Musi Rawas, Lubuklinggau dan Musi Rawas Utara, Letkol Kav Dodi Samsurizal meminta seluruh pihak menjaga hutan dan lahan dari kebakaran. Jika masyarakat akan membuka lahan jangan dengan cara membakar hutan.
