Jakarta (ANTARA) - Tim SAR gabungan, Minggu, menemukan jasad Shalsabila Andriany (24), perempuan yang nekat terjun dari Jembatan Aurduri I Jambi ke Sungai Batanghari, Kota Jambi di tempat berjarak 20 kilometer dari lokasi kejadian pada Jumat (16/1).
"Memasuki hari ketiga, tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan korban yang diduga terjun dari Jembatan Aurduri I, Kelurahan Teluk Kenali, Kecamatan Telanai Pura, Kota Jambi," kata Kepala Basarnas Jambi Adah Sudarsa di Jambi, Minggu.
Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Minggu pagi.
Berdasarkan keterangan saksi, korban pada Jumat (16/1), sekitar pukul 12.00 WIB, terlihat berjalan kaki di sekitar Jembatan Aurduri I sebelum berhenti di tengah jembatan. Korban lalu melompat dari jembatan itu ke Sungai Batanghari.
Saat kejadian, warga menemukan sepasang sandal milik korban. Tim SAR gabungan yang terdiri atas Rescuer Kantor SAR Jambi, Polairud Polda Jambi, Damkar Kota Jambi, Polsek Telanaipura, dengan dibantu masyarakat sekitar langsung bergerak cepat melakukan pencarian.
Pencarian dilakukan selama tiga hari berturut-turut dengan membagi tim menjadi beberapa unit (SRU) penyisiran air menggunakan rubber boat dan kapal patroli untuk menyisir aliran Sungai Batanghari hingga radius 8 km ke arah hilir.
Selain itu, pencarian dengan memantau sekitar lokasi kejadian lewat udara menggunakan drone.
Pada hari ketiga pencarian, Minggu, sekitar pukul 10.15 WIB, tim SAR Gabungan berhasil menemukan posisi korban kurang lebih 20 km dari lokasi kejadian.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi menuju Rumah Sakit Raden Mattaher Jambi.
Dengan ditemukan korban, operasi SAR dinyatakan selesai. Pada pukul 11.15 WIB, seluruh unsur yang terlibat lalu melaksanakan penutupan operasi tersebut.
"Terima kasih atas kerja sama seluruh unsur, baik dari polairud, damkar, polsek, hingga masyarakat yang telah bahu-membahu dalam proses pencarian ini," kata Adah Sudarsa.
Seluruh personel kini telah kembali ke kesatuan masing-masing.
