Ferry meyakini pada Februari mendatang, hal-hal teknis itu telah dapat diselesaikan. Sedangkan untuk masalah sumber daya manusia, seperti wasit dan petugas, menurut mantan Direktur Olahraga Persija Jakarta itu, hal tersebut di luar ranah PT LIB.
“Saya belum dapat update terakhirnya, hanya memang kemarin dari angka eksaktanya saya enggak hafal, hanya dari sekian banyak yang dites, dievaluasi, itu baru 50 sampai 60 persen, jumlah itu apakah memadai atau enggak, saya sendiri belum dapat update dari PSSI,” ujar Ferry.
Meski belum memberi tanggal pasti kapan sistem VAR akan diterapkan di Liga Indonesia, Ferry memberi perkiraan antara pekan ke-24 atau 25 teknologi itu akan digunakan.
“Ya harus serentak, nanti konflik dong kalau tidak serentak. Harus serentak, harus semuanya bersama-sama menggunakan VAR, nanti ada yang tidak gembira,” pungkasnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Ferry Paulus sebut persiapan VAR untuk Liga 1 berjalan sesuai rencana