Dua anak perempuan meninggal dunia akibat tenggelam di Waduk Sungai Pulai Bintan

id Bocah meninggal tenggelam,anak meninggal tenggelam

Dua anak perempuan meninggal dunia akibat tenggelam di Waduk Sungai Pulai Bintan

Personel SAR Tanjungpinang mengevakuasi dua bocah meninggal tenggelam di Waduk Sungai Pulai Bintan, Kepri, Ahad (24/10/2021). (ANTARA/HO-Humas SAR Tanjungpinang)

Tanjungpinang (ANTARA) - Dua anak perempuan Fauzia (10) dan Najla Okidawa (12) ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di Waduk Sungai Pulai, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Ahad.

Jenazah kedua korban asal Kota Tanjungpinang itu ditemukan sekitar lima meter dari lokasi kejadian kecelakaan oleh Tim SAR gabungan sekitar pukul 14.40 WIB.

"Korban sempat dievakuasi ke RSUD Raja Ahmad Thabib di Tanjungpinang, namun dinyatakan meninggal," kata Pelaksana Harian Kepala Kantor SAR Tanjungpinang Miswadi.

Menurutnya, kronologis peristiwa ini berawal ketika korban bersama temannya sedang bermain/berenang di Sungai Pulai sekitar pukul 13.40 WIB.

Kedua korban diduga terseret arus dan tenggelam karena karena cuaca buruk.

Kantor SAR Tanjungpinang menerima informasi kejadian itu dari Wing Udara 1 Tanjungpinang sekitar pukul 14.05 WIB.

"Setelahnya, personel kami langsung menuju ke lokasi kejadian tenggelamnya kedua korban tersebut," ungkap Miswadi.

Pencarian dua bocah malang itu turut melibatkan unsur gabungan seperti Kantor SAR Tanjungpinang, TNI-Polri, BPBD, Tagana dan warga Kabupaten Bintan.

Operasi SAR itui resmi ditutup pukul 16.15 WIB.*

 
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2021