Pemkot Palembang prioritaskan bangun jalur sepeda rute ketiga

id Jalur sepeda palembang, dishub palembang, rute jalur sepeda palembang, agus rizal,Hobi sepeda, kambang,berita sumsel, berita palembang, antara sumsel,

Pemkot Palembang prioritaskan bangun  jalur sepeda rute ketiga

Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang Agus Rizal, Selasa (29/9). (ANTARA/Aziz Munajar/20)

Palembang (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Sumatera Selatan memprioritaskan pembangunan satu jalur sepeda dari tiga yang telah ditetapkan karena keterbatasan anggaran, sehingga perlu mengandalkan dana CSR.

"Tahun ini prioritas kami rute ketiga dulu, mungkin untuk dua rute lainnya bisa dari bantuan CSR lainnya tahun depan," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang Agus Rizal, di Palembang, Selasa.

Rute ketiga tersebut melewati Jalan Kambang Iwak-Jalan Tasik-Jalan Ki Renggo Wirosantiko-Jalan Kapten A Rivai-Jalan POM IX-Jalan Sumpah Pemuda-Jalan Angkatan 45-Jalan Kapten A Rivai-Jalan Ahmad Dahlan dan Jalan Tasik sepanjang enam kilometer.

Menurutnya Bank Sumsel Babel akan membantu pembuatan marka jalan serta rambu-rambu untuk rute tersebut, dan diharapkan pada pertengahan Oktober, jalur sepeda rute ketiga sudah dapat diluncurkan dan digunakan.

Sebelumnya, Pemkot Palembang menerbitkan SK Nomor 191/KPTS/Dishub/2020 tentang penetapan kawasan tanpa kendaraan bermotor dan lokasi khusus jalur sepeda, terdapat 3 rute pembagian jalur sepeda dengan total panjang 22 kilometer.

Rute pertama sepanjang empat kilometer melewati Jalan Tasik-Jalan Merdeka-Simpang Kantor Wali Kota-Jalan Rumah Bari-Jalan Palembang Darusalam-Jalan Sekanak-Jalan Merdeka dan Jalan Tasik.

Sedangkan rute kedua sepanjang 12 kilometer melewati Kompleks Olahraga Jakabaring-Jalan Gubernur A Bastari-Jalan HM Ryacudu, Jembatan Ampera, Jalan Merdeka-Jalan Rumah Bari dan Jalan Benteng Kuto Besak.

Jalur sepeda akan dibuka setiap hari pukul 05.00 WIB-10.00 WIB dan 15.00 WIB-19.00 WIB, kendaraan bermotor dilarang masuk ke area selama operasional jalur sepeda.

"Kalau di luar jam operasional baru boleh," ujar Agus.

Selain itu, Dishub Palembang juga telah menyiapkan buku panduan bersepeda yang akan diterbitkan pada peluncuran jalur sepeda tersebut, buku itu wajib dipahami pesepeda untuk meminimalisir kecelakaan lalu lintas, kata dia lagi.
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar