Dukcapil Palembang prioritaskan KTP-e usia 17 tahun, kini telah terima 20.000 blanko

id Blanko ktp elektronik, ktp, buat ktp online palembang, daftar ktp, whatsap dukcapil palembang, dukcapil, dinas catatan s

Dukcapil Palembang prioritaskan KTP-e usia 17 tahun,  kini telah terima 20.000 blanko

Dokumen - Pemkot Cilegon masih membutuhakn blanko kosong KTP Elektronik sebagai bersiapan Pemilu 2019. (ANTARA/HO)

Pengurusan KTP elektronik saat ini semakin dipermudah serta lebih efisien lewat daring, terutama selama masa pandemi COVID-19
Palembang (ANTARA) - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palembang kembali menerima 20.000 blanko kartu tanda penduduk elektronik untuk mengurai antrean cetak KTP-e warga di wilayah berpenduduk 1,6 juta jiwa itu.

Kepala Dinas Dukcapil Kota Palembang, Dewi Isnaini, Sabtu, mengatakan pencetakan KTP elektronik diprioritaskan warga yang telah menginjak usia 17 tahun ke atas dan warga yang mengurus perekaman data menggunakan sidik jari lewat daring.

"Periode Januari - April ada15.000 permohonan mulai dari perubahan elemen, kepindahan dan masuk umur wajib KTP, kebutuhan Palembang memang cukup banyak," ujarnya.

Menurutnya pengurusan KTP elektronik saat ini semakin dipermudah serta lebih efisien lewat daring, terutama selama masa pandemi COVID-19 yang memaksa tingkat kontak antara petugas dan warga harus dikurangi.

Masyarakat dapat menghubungi kontak whatsApp bidang data kependudukan, kata dia, meski tidak tatap muka namun tetap bisa berkonsultasi dan berkomunikasi dengan jelas terkait kebutuhan data.

Tidak hanya KTP, pelayanan lewat whatsApp itu juga meliputi pengurusan KTP, KIA, AKTA, NIK, perubahan data untuk warga pindahan, surat keterangan biasa dan pengajuan surat keterangan sakit.

Kemudahan itu harus bisa membuat masyarakat mengurus berbagai keperluan secara mandiri agar tidak bermasalah saat diperiksa petugas dan privasi data menjadi lebih aman.

"Lebih baik urus mandiri, jadi petugas tidak bingung dan proses lebih lancar," tambahnya.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar