TPA Sukawinatan tutup 2023, dialihkan ke Karya Jaya

id TPA Sukawinatan,Sampah,TPA Karya jaya,Palembang,Info sumsel

Petugas mengendalikan alat berat untuk memindahkan sampah di Tempat Pembuangan Akhir Sampah Sukawinatan Palembang,Sumsel, Rabu (7/3). Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Palembang mencatat rata-rata per hari Jumlah sampah yang diangkut dri seluruh TPS Kota Palembang mencapai 800 hingga 900 ton dan mencapai 1200 ton pada hari libur.ANTARA news Sumsel/Feny Selly/Ang/18

Palembang (ANTARA News Sumsel) - Usia tempat pembuangan akhir Sukawinatan di Kecamatan Sukarami tinggal 5 tahun lagi, itupun jika pengelolaan sampah dilakukan secara efisien karena lahan seluas 25 hektare tersisa 4 hektare untuk tumpukan sampah.

"Kalau akses menuju gunungan sampah ini bagus, TPA Sukawinatan ini bisa bertahan hingga empat atau lima tahun lagi," ujar Plt UPT TPA Sukawinatan, Zaidan Jauhari di Palembang, Rabu.

Dia menjelaskan tumpukan sampah ini maksimal tingginya 15 sampai 17 meter. Sebelum tingginya mencapai angka tersebut masih bisa diratakan menggunakan eskavator.

TPA ini nantinya akan dialihfungsikan menjadi tempat lain sesuai dengan program dari pemerintah. Untuk mengatasi permasalahan ini, pihaknya menyiapkan TPA Karya Jaya di Kertapati. 

"TPA di Karya Jaya sudah dimanfaatkan tapi belum maksimal," kata dia.

Pengoptimalan TPA Karya Jaya ini nantinya akan dilaksanakan saat sudah dibangun insenerator yang merupakan alat pembakar sampah yang di operasikan dengan menggunakan teknologi pembakaran pada suhu tertentu.

"Kalau pembangunan TPA Karya Jaya sudah selesai kemungkinan besar TPA Sukawinatan akan ditinggalkan dan kami akan pindah semua ke TPA Karya Jaya," ujarnya. 

TPA Karya Jaya luasnya sekitar 40 hektare, lebih luas dibandingkan TPA Sukawinatan.

"Pemanfaatan TPA Karya Jaya ini saat ini memang belum optimal, karena terkendala beberapa hal. Akhirnya semua alat yang sudah di bawa kesana kami bawa lagi ke Sukawinatan ini," tutupnya.
 
Pewarta :
Editor: Erwin Matondang
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar