Label "anak nakal" bisa memicu perilaku tindakan kriminal

id Hari Anak Nasional,Pola pengasuhan anak,anak nakal,anak berhadapan hukum,anak kriminal,kriminalitas anak,anak hukum,peng

Label "anak nakal" bisa memicu perilaku tindakan kriminal

Arsip foto - Sejumlah anak bermain wahana trampolin dalam gelaran Jateng Fair Festival 2025 di Pusat Rekeasi dan Promosi Pembangunan (PRPP), Semarang, Jawa Tengah, Senin (30/6/2025). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/nz)

Jakarta (ANTARA) - Psikolog klinis Phoebe Ramadina, M.Psi., Psikolog menyampaikan melabeli seorang anak sebagai "anak nakal" bisa menjadi pemicu dia terlibat kenakalan yang akhirnya berujung pada tindak kriminal.

Menurut dia, kepada ANTARA di Jakarta, Selasa, anak mengalami kesulitan dalam meregulasi emosi dan merasa putus asa karena dari stigma negatif dari lingkungannya.

"Anak yang mengalami kesulitan regulasi emosi ini merasa putus asa dan tidak ada gunanya memperbaiki diri sehingga memilih untuk tetap berbuat kenakalan," kata Phoebe.

Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.