Ia bersyukur air sudah surut sehingga aktifitas warga kembali berjalan dan jalanan sudah tidak tergenang air lagi.Akan tetapi ia tetap mengkhawatirkan curah hujan deras kembali turun dan mengakibatkan kembali terjadi genangan air.
"Di sini saluran air tidak berjalan dan dam air itu sudah lama tidak dikeruk kalau bisa pemerintah kami harapkan mengeruknya," katanya.
Ia menyebutkan kondisi banjir saat hujan deras di kawasan itu sudah terjadi sejak tahun 2016 hingga saat ini.
Sementara itu BMKG mengimbau warga untuk kembali mewaspadai bencana hidrometeorologi karena potensi curah hujan deras masih akan terjadi di Palembang, apalagi dengan adanya pasang air Sungai Musi setinggi 3,4 meter pada tanggal 11-12 Maret 2025.
Sementara Pemerintah Kota Palembang terus berupaya menangani keluhan warga tersebut.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa pada saat banjir, bahkan sejak subuh langsung bergerak meninjau beberapa titik banjir.
"Kami terus berupaya menangani banjir beberapa penyebab sudah kami kaji mulai dari sampah hingga drainase saluran air," katanya.
Aktivitas warga Palembang kembali normal pascabanjir
Salah seorang warga Palembang membersihkan sisa banjir di rumahnya, Senin (10/3/2025). (ANTARA/ M Imam Pramana)
