"Untuk DexLite memang produk yang kita lakukan secara inter-branding di terminal, sehingga kita tidak melakukan stok yang ada di terminal-terminal secara volume yang cukup besar. Untuk Dex ada di posisi 31,39 hari, sedangkan untuk Avtur saat ini berposisi ada di 26 hari," kata Ega.Dari sisi permintaan produk BBM, Pertamina Patra Niaga memprediksi akan ada kenaikan permintaan sebesar 16,9 persen, Turbo 15 persen, Pertamax Green 93,5 persen, Dex 3,2 persen dan DexLite diperkirakan terjadi penurunan 4,6 persen.
Lebih lanjut, solar subsidi diperkirakan turun 13,4 persen serta Avtur diprediksi mengalami peningkatan 5,6 persen.
"Penurunan solar ini diperkirakan karena biasanya pada saat menjelang Hari Raya Idul Fitri, beberapa perusahaan industri melakukan libur lebaran, dan juga operasional logistik sudah mulai berkurang, sehingga secara trennya biasanya memang solar ini mengalami penurunan," jelasnya.
Pertamina juga membentuk tim satuan tugas (satgas) khusus untuk memastikan kelancaran arus mudik Lebaran 2025. Satgas tersebut mulai efektif bekerja pada 17 Maret 2025, namun sudah melakukan koordinasi dengan instansi dan pemerintah terkait.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pertamina Patra Niaga pastikan BBM dan LPG aman untuk Lebaran