Bahan makanan awet lebih lama, IPB kembangkan teknologinya

id ipb pertanian, kemasan awet, hasil pertanian

Bahan makanan awet lebih lama, IPB kembangkan teknologinya

Cabai (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi). (1)

Ia mencontohkan cabai merah uji yang dikemas dalam film pati termoplastik-polivinil alkohol, kesegarannya dapat bertahan hingga 12 hari pada suhu ruang.

Pada sistem kemasan aktif, kata Farah, penambahan antimikroba dan antioksidan dalam matriks komposit bertujuan untuk memperpanjang umur simpan produk yang rentan terhadap pembusukan oleh mikroba dan proses oksidasi.

Farah menjelaskan nanoselulosa dapat berperan sebagai pengontrol pelepasan minyak atsiri.

Kemasan saset yang memuat butiran komposit silikaalginate-nanoselulosa secara kontinyu melepaskan minyak atsiri kayu manis hingga enam hari dan efektif menghambat mikroba patogen.

Di bidang biomedis, lanjutnya, aplikasi selulosa dan turunannya semakin diminati karena bersifat biokompatibel, memiliki toksisitas rendah, mampu mengontrol pelepasan obat, memiliki luas permukaan yang besar, memiliki kemampuan meniru matriks ekstraseluler, dan mudah dimodifikasi.

Masker yang dirancang dengan menggunakan nanoselulosa menghasilkan poripori yang lebih kecil, sehingga mampu memfiltrasi polutan.

Desain masker dengan penambahan agen antimikroba akan menghambat pertumbuhan mikroba penginfeksi saluran pernapasan.
 



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: IPB kembangkan teknologi kemasan yang lebih mengawetkan bahan makanan