"Doraemon The Movie: Nobita's Sky", pelajaran soalpersahabatan

id doraemon the movie, nobita's sky utopia,film doraemon, film animasi jepang

"Doraemon The Movie: Nobita's Sky", pelajaran soalpersahabatan

Salah satu adegan dalam animasi "Doraemon the Movie: Nobita's Sky Utopia" (ANTARA/Twitter/@doraemonChannel)

Hal ganjil kemudian terasa saat menemukan Paradapia yang disebut sebagai negara sempurna dengan semua penduduknya bahagia. Suasana di Paradapia yang serba modern dan megah rasanya kurang masuk akal untuk menggambarkan Afrika di tahun 1972. Meski film itu merupakan animasi dan fiksi tapi semestinya tetap berbasis logika agar tidak terlalu bernuansa khayalan.

Tangkapan layar adegan saat Sonya mengajak kawanan petualang ke istana Parapadia. ANTARA/Sizuka.

Sempurna yang semu

Paradapia merupakan pulau mengapung di angkasa ciptaan tiga serangkai Tiga Orang Bijak (Three Sages) bersama Profesor Ray sebagai ahlinya. Segala fasilitas yang terdapat di dalamnya layaknya surga yang membuat Nobita ingin tinggal di sana. Sonya sang penjaga Paradapia membawa sekawanan petualang itu kepada majikannya Tiga Orang Bijak, dan keinginan Nobita dikabulkan.

Memulai kehidupan baru di negara Parapadia membuat Nobita kelabakan. Dia yang biasa dengan gaya hidup semaunya menjadi kesulitan beradaptasi di negara yang serba teratur dan seragam itu. Di Parapadia semua penduduk harus tidur malam pada jam delapan dan bangun pagi pada pukul lima. Semua kegiatan terjadwal dengan tertib dan semua peserta dapat menyelesaikannya dengan sempurna, kecuali Nobita.
 

Pemandangan yang seolah sempurna itu ternyata hasil rekayasa, semua penduduk negeri di awan ini telah dicuri hatinya melalui teknologi sorotan sinar terang seperti laser, hingga mereka semua tunduk dan patuh di bawah kendali Tiga Orang Bijak. Rahasia itu terungkap melalui Hannah, seorang siswi yang bersekolah di Paradapia bersama sahabatnya Marimba.

Kondisi Nobita yang tetap sama dan tampak berbeda dengan teman-temannya yang telah berubah sempurna, rupanya karena tidak mempan dihipnotis dengan sorotan sinar pencuri hati oleh komplotan penguasa Paradapia.

Mendengar pengakuan dari Hannah, Nobita dan Doraemon bermaksud ingin menyelamatkan teman-temannya untuk kabur dari negara penuh rekayasa tersebut, namun terlambat karena ketiganya (Shizuka, Suneo, Giant) telah berubah.

Dalam upaya melarikan diri terjadilah peperangan, atas perintah Three Sages, Sonya menyerang Doraemon dan Nobita. Dalam kegentingan saling serang, keduanya menasihati Sonya agar menyadari bahwa yang dia lakukan atas kendali para penjahat.