Pengembang PT Cipta Asri Griya bangun 2.000 unit rumah di Palembang

id Perumahan,Kpr,Rumah,Rumah murah, perumahan rakyat

Unit rumah tife 36 perumahan BPS Land di Palembang. (Antara News Sumsel/Nova Wahyudi/19)

Palembang (ANTARA) - Pengembang PT Cipta Asri Griya bangun 2.000 unit rumah tipe 36 di Kota Palembang untuk mendukung program satu juta rumah yang dicanangkan pemerintah sejak 2015.

Hunian yang bertajuk Bhayangkara Praja Sriwijaya (BPS Land) tersebut 
mengakomodir kebutuhan hunian sehat bagi aparatur sipil Negara (ASN), anggota TNI, Polri dan masyarakat umum sekaligus dalam satu kawasan.

Direktur Utama PT Cipta Arsigriya, Chandra Huisanto di Palembang, Sabtu, saat peletakan batu pertama BPS Land, mengatakan perumahan ini direncanakan akan dibangun di atas lahan seluas 60 hektare sebanyak 3.000 unit. 

"Untuk tahap pertama kami membangun 2.000 unit. Misi utama kami mendukung pemerintah untuk mewujudkan program satu juta rumah bagi masyarakat," kata dia.

Chandra mengatakan BPS Land saat ini sudah memasuki progress pembangunan unit. 

Ia mengklaim hunian yang sedang dibangun sudah mencapai 300 unit dengan progress yang variatif mulai 40 persen--80 persen.

"Langkah ke depan tentunya kami akan segera melengkapi sarana umum yang didukung dengan arahan dan bantuan dari PUPR berupa jalan beton, saluran, sambungan listrik dan air," kata dia.

Menurutnya, sejak awal Januari 2019, pihaknya gencar mempercepat pembangunan 2.000 unit di tahap pertama tersebut. 

Ia mengemukakan, perusahaan telah membangun infrastruktur mulai dari land clearing sampai pembentukan lahan dan jalan akses dengan daerah milik jalan seluas 8 meter dan 10 meter. 

Untuk itu, perusahan telah bersinergi dengan PLN untuk jaringan listrik di mana saat ini tiang listrik sudah terpasang di sebagian area tahap I. Begitu juga dengan sinergi bersama perusahaan air bersih untuk pemasangan jaringan distribusi air bersih bersama PDAM ATS.

Chandra mengatakan perusahaaannya fokus terhadap kualitas bangunan rumah murah bersubsidi di Kawasan BPS Land tersebut.

"Kami membangun rumah murah namun tidak murahan. Semuanya kami pertimbangkan agar kualitas bangunan tetap baik namun dengan harga yang terjangkau. Bahkan kami juga melakukan pengawasan secara langsung untuk menjaga kualitas huniannya," kata Chandra.

Ia memaparkan hunian sederhana itu berdiri di luas tanah 72 meter per unit. Dengan ukuran yang minimalis, kata dia, pengembang menjaga agar para penghuni tetap merasa nyaman dengan membuat tinggi rumah mencapai 3 meter. 
 
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar