Pemerintah bangun rusunawa mahasiswa Polsri

id Polsri,Rusunawa,Bidik misi

Pemerintah bangun rusunawa  mahasiswa Polsri

Ilustrasi-Fasilitas pendukung Asian Games Pengendara melintas di depan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di Kawasan Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (7/6). Pembangunan tiga tower rusunawa itu telah rampung sehingga dapat memenuhi fasilitas hunian bagi masyarakat Sumsel sekaligus menambah fasilitas JSC pada Asian Games 2018 di Palembang. (Foto Antarasumsel.com/Nova Wahyudi/16/den)

Palembang (ANTARA News Sumsel) – Politeknik Negeri Sriwijaya menerima hibah dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat berupa pembangunan rumah susun sewa (rusunawa) bagi mahasiswa yang baru dapat difungsikan Januari 2019.

Direktur Polsri Ahmad Taqwa menambahkan, pembangunan rusunawa ini dilaksanakan oleh PT Brantas Abi Praya.

Kontruksi rusunawa berlantai tiga, dimana setiap lantai memiliki 39 kamar.

"Setiap kamar berisi 4 mahasiswa dengan total 119 kamar, sehingga rusunawa dapat menampung sekitar 400 mahasiswa," jelasnya.

Taqwa mengungkapkan, Rusunawa ini diprioritaskan untuk mahasiswa bidik misi.

"Mereka nanti juga kita siapkan sepeda dan bus, total mahasiswa bidik misi ada 1.200 mahasiswa," tambahnya.

Menurutnya, pembangunan rusunawa ini ditargetkan selesai pada Desember 2018. Sehingga pada Januari 2019 sudah bisa ditempati mahasiswa.

"Rusunawa ini untuk mahasiswa laki-laki. Karena untuk mahasiswi sudah ada guide house di dekat kampus. Bagi mahasiswa yang belum tertampung di rusunawa ini, bisa tinggal di kos-kosan. Mereka kita bantu koordininasinya agar mendapat harga yang kompetitif," jelasnya.

Sementara itu Gubernur Sumsel Alex Noerdin usai peletakan batu pertama pembangunan rusunawa Polsri di Palembang, Kamis, mengatakan total ada 6,3 hektar tanah hibah untuk pembangunan rusunawa dari Kementerian PU PR untuk Polsri.

"Polsri saat ini menduduki rangking kedua terbaik di Indonesia setelah Poltek Surabaya. Mudah-mudahan tahun ini Polsri menjadi yang terbaik nomor satu di Indonesia," ujar Alex.

Alex menjelaskan, untuk tetap bertahan atau naik peringkat, syaratnya harus menambah fasilitas bagi mahasiswa.

Pewarta :
Editor: Erwin Matondang
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.