Palembang (ANTARA Sumsel) - Penjualan bambu dan kayu di Kota Palembang, menjelang pelaksanaan pilkada atau pemilihan Gubernur Sumatera Selatan periode 2013-2018 pada 6 Juni 2013 cukup laris.
Sejumlah pedagang bambu dan kayu di Palembang, Minggu, mengatakan, permintaan bambu dan kayu reng terutama memasuki masa kampanye Pilkada gubernur pada 20 Mei hingga 2 Juni 2013.
"Mendekati masa kampanye, sejak sepekan terakhir permintaan bambu dan kayu reng yang biasa digunakan untuk memasang atribut, spanduk, dan baliho sosialisasi peserta pilkada mengalami peningkatan yang cukup tinggi," ujar Sugiat salah seorang pedagang bambu.
Menurutnya, momentum pilkada pada tahun 2013 ini memberi berkah tersendiri bagi dirinya karena penjualan bambu dan kayu di kiosnya meningkat drastis.
"Beberapa hari ini permintaan bambu dan kayu reng bisa mencapai ratusan batang, padahal sebelum adanya pilkada untuk menjual 10 batang saja perhari sangat sulit," ujarnya.
Dijelaskannya, untuk mengatasi lonjakan permintaan dari tim sukses peserta pilkada yang sebentar lagi akan memasuki masa kampanye, sekarang ini pihaknya melayani pesanan.
Pelayanan pesanan dilakukan untuk menghindari terjadinya penumpukan stok barang di kios dan memudahkan pendistribusian barang.
Dengan adanya pesanan yang jelas baik mengenai jumlah, jenis dan ukuran bambu atau kayu yang dibutuhkan, pihaknya tidak perlu lagi membawa barang pesanaan ke kios.
Pesananan berupa bambu atau kayu sesuai ukuran yang dibutuhkan masing-masing tim sukses calon gubernur bisa langsung dikirim ke lokasi tempat logistik pilkada.
Mengenai harga jual, pihaknya tetap memberlakukan harga lama meskipun terjadi peningkatan permintaan.
Untuk bambu dijual mulai Rp3.000 hingga Rp6.000 per batang sedangkan kayu reng dijual mulai harga Rp6.500 hingga Rp11.000 perbatang tergantung panjang pendeknya ukuran barang yang dipesan, ujar pedagang bambu yang membuka kios di kawasan Jalan Slamet Riyadi kawasan pelabuhan Boom Baru itu.
Pantauan Antara di Palembang, tampak di masing-masing posko pemenangan empat pasang calon gubernur yakni pasangan Eddy Santana Putra-Wiwit Tatung dengan nomor urut satu (1), Iskandar Hasan-Hafisz Tohir nomor urut dua (2), Herman Deru-Maphilinda nomor urut tiga (3) dan pasangan incumbent Alex Noerdin-Ishak Mekki nomor urut empat (4) mulai sibuk mempersiapkan atribut kampanye yang akan disebar di seluruh wilayah Kota Palembang dan kabupaten kota Sumsel lainnya.
Atribut kampanye itu mulai dipasang di kerangka kayu yang dibuat menyerupai bingkai dan diikatkan dibambu yang siap dipasang di sejumlah lokasi strategis pada masa kampanye.
