Rian dan keluarga jadi saksi "One Minute Silent, Tribute To Bejo"

id Surabaya, Persebaya Surabaya, sepak bola, Bejo Sugiantoro, Persib Bandung

Rian dan keluarga jadi saksi "One Minute Silent, Tribute To Bejo"

Sejumlah suporter menyalakan lampu penerangan saat aksi "One Minute Silent Tribute To Bejo Sugiantoro" sebelum pertandingan melawan Persib Bandung, di Stadion GBT Surabaya, Sabtu (1/3/2025) malam. ANTARA/Rizal Hanafi

Surabaya (ANTARA) - Pesepak bola Rachmat Irianto (Rian) bersama keluarga turut menjadi saksi aksi "One Minute Silent, Tribute To Bejo Sugiantoro" sebelum pertandingan melawan Persib Bandung, di Stadion GBT Surabaya, Sabtu malam.

ANTARA melaporkan di Stadion GBT Surabaya, Sabtu malam jika Rian sapaan akrabnya, bersama keluarga terlihat menangis saat melihat video pemutaran kenangan almarhum Bejo Sugiantoro selama di Persebaya.

Pada aksi tersebut, seluruh lampu Stadion Gelora Bung Tomo dimatikan dan secara serentak seluruh suporter menyalakan lampu penerangan dari telepon digenggamnya sembari melihat video kenangan almarhum Bejo.

Setelah itu, seluruh keluarga almarhum Bejo, berada di pinggir lapangan untuk menerima kenang-kenangan berupa foto tim bersama almarhum Bejo 2020 saat di Persebaya dan jersei bernomor punggung 5 dari CEO Persebaya Azrul Ananda dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

"Jadi memang hari ini kami mengundang Rian, keluarganya, datang semua. Dan tadi sangat emosional dan ketika diputar video pun, dari Pak Eri, dari semuanya, sangat emosional," kata Media Officer Persebaya Jonathan Yohvino, setelah pertandingan di Stadion GBT Surabaya, Sabtu malam.

Kedepannya, Kata Vino, sapaan akrabnya, untuk nomor punggung 5 di Persebaya akan dipensiunkan atau tidak menunggu keputusan manajemen.

"Apabila sudah ada keputusan, akan segera kami umumkan kepada awak media," tuturnya.

Sebelumnya, Bejo Sugiantoro tidak sadarkan diri di Lapangan Sepak Bola SIER Surabaya, setelah bermain fun football bersama rekan-rekannya kurang lebih pada 16.50 WIB.

Saat tidak sadarkan diri, rekan-rekan almarhum dan tim PT SIER segera memberikan pertolongan pertama dan membawa coach Bejo ke Rumah Sakit Royal Surabaya untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Namun, meski telah mendapatkan upaya medis maksimal dari pihak rumah sakit, pria kelahiran Sidoarjo tersebut dinyatakan meninggal dunia oleh dokter.





Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Rian dan keluarga jadi saksi "One Minute Silent, Tribute To Bejo"