BPBD OKU kerahkan pompa sedot genangan banjir di wilayah perkotaan

id Bencana banjir, wilayah perkotaan, mesin pompa air, curah hujan tinggi, BPBD OKU

BPBD OKU kerahkan pompa sedot  genangan banjir di wilayah perkotaan

Personel BPBD OKU melakukan penyedotan genangan banjir di kawasan permukiman penduduk di wilayah itu, Senin. ANTARA/Edo Purmana

Baturaja (ANTARA) - Personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan melakukan penyedotan terhadap genangan banjir yang mengepung sejumlah wilayah perkotaan agar aktivitas masyarakat kembali normal.

Kepala BPBD OKU Januar Efendi melalui Manager Pusdalops Gunalfi di Baturaja, Senin, mengatakan bahwa hujan deras yang mengguyur Kota Baturaja pada Minggu (5/1/2025) malam sekitar pukul 20.00 WIB menyebabkan banjir di beberapa lokasi.

Pihaknya mencatat terdapat tiga titik utama di kawasan Kota Baturaja yang terendam banjir akibat curah hujan tinggi, yaitu kawasan Air Paoh, area sekitar Sekolah Menengah Modern (SMM), serta di depan kantor KUA Kecamatan Baturaja Timur dan Desa Tanjung Baru.

Hasil pemantauan pascahujan menunjukkan bahwa kawasan Simpang Empat Sukaraya pun terendam banjir dengan ketinggian air 15-30 centimeter.

"Ada puluhan rumah warga yang kebanjiran. Untuk jumlah pastinya kami masih menunggu laporan dari pemerintah kecamatan masing-masing," katanya.

Menyikapi bencana alam tersebut, pihaknya bergerak cepat dengan menerjunkan personel ke lokasi banjir guna mengevakuasi korban ke tempat yang aman.

BPBD OKU pun melakukan penyedotan genangan air menggunakan mesin pompa agar banjir segera surut sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat di daerah itu.

"Hingga siang tadi proses penyedotan sudah rampung dan banjir di beberapa titik kawasan yang terdampak mulai surut," ujarnya.

Meskipun banjir sudah surut, ia mengimbau agar masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana susulan supaya tidak menimbulkan korban jiwa.

"Masyarakat harus tetap waspada menghadapi bencana alam mengingat curah hujan tinggi diprediksi masih akan terjadi selama beberapa hari ke depan," ujar dia.