Selain itu, kata dia, menari menjadikan tubuh lebih lentur, sehat, serta postur tubuh lebih bagus dibandingkan dengan mereka yang tidak menari.
Akbar menyebutkan Belajar Bersama Tari Tradisional tersebut melibatkan peserta dari jenjang taman kanak-kanak , sekolah dasar, SMP, hingga SMA sederajat.
“Dalam pemberian materi, kami berkolaborasi dengan Sanggar Kayu Ulin yang sudah tidak diragukan lagi karyanya,” kata dia.
Ia berharap, Belajar Bersama Tari Tradisional dapat menumbuhkan minat dan bakat para peserta untuk melestarikan dan mengembangkan kesenian, terutama seni tari.
“Sehingga menghasilkan regenerasi seniman tari di Kalimantan Selatan dan seni tari dapat eksis terus,” demikian Taufik.