DPRD Palembang minta tongkang batubara kurangi volume

id DPRD Palembang, tongkang batubara, ampera

DPRD Palembang minta tongkang  batubara kurangi volume

Tugboat siap menarik dan mendorong tongkang yang sedang memuat batubara di Sungai Musi Palembang. (ANTARA/Yudi Abdullah/23)

Palembang (ANTARA) - Sekretaris Panitia Khusus VI DPRD Palembang, Sumatera Selatan, Muhammad Arfani
meminta perusahaan logistik batubara mengurangi muatan tongkangnya agar tidak menabrak tiang Jembatan Ampera dan dermaga terminal penumpang saat melintasi Sungai Musi seperti yang terjadi beberapa waktu lalu.

"Pengurangan volume muatan bahkan jam operasional perlu dilakukan agar tongkang dapat mudah dikendalikan saat melintas di Sungai Musi melalui bawah Jembatan Ampera," kata Arfani di Palembang, Rabu, menanggapi ancaman robohnya Jembatan Ampera akibat sering ditabrak tongkang bermuatan puluhan ton batubara.

Dia menjelaskan, masih segar di ingatan warga Kota Palembang melihat hancurnya plaza dermaga penumpang angkutan sungai di kawasan 7 Ulu yang disebabkan ditabrak tongkang bermuatan batubara yang lepas kendali dari kapal tunda (tugboat).

Kapal tunda yang menarik dan mendorong tongkang batubara hilang kendali akibat berbagai alasan saat akan melintasi alur Sungai Musi dari tempat penyimpanan/pengumpulan batu bara (stokpile) kawasan Keramasan Palembang menuju ambang luar sungai di kawasan Sungsang, Kabupaten Banyuasin, atau ke Selat Bangka untuk dipindahkan ke kapal besar dikirim ke pemesan di berbagai daerah di Tanah Air dan luar negeri.