Masih ada 11 orang korban banjir bandang dan longsor di Desa Simangulampe yang belum ditemukan, yakni Pintar Simanullang, Juni Silaban, Adriano Silaban, Tiamin Sinambela, Lasroha Simanullang, Eva Purba, Kriston Siregar, Desman Sihombing, Op Gomgom, Br Banjar, dan Br Simanjuntak.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Humbang Hasundutan Batara Franz Siregar mengatakan bahwa organisasi perangkat daerah sudah menurunkan petugas untuk menangani dampak bencana banjir dan longsor di Desa Simangulampe.
"Alat berat yang ada di BPBD, Dinas PUTR, dan Dinas Pertanian sudah dikerahkan ke lokasi. Dinas Sosial sudah menyiapkan dapur umum untuk menyediakan makanan bagi keluarga yang terdampak longsor," katanya.
Selain itu, ia melanjutkan, Dinas Lingkungan Hidup menyiapkan bantuan air bersih bagi warga yang terdampak bencana serta puskesmas dan rumah sakit menyiagakan petugas untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada korban banjir dan longsor.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Satu korban banjir bandang di Humbang Hasundutan ditemukan meninggal