Pemprov Lampung apresiasi mantan lifter Citra Febrianti, terima uang tali asih Rp100 juta

id Citra Febrianti,gubernur lampung,lifter putri indonesia,lifter asal lampung,realokasi perak olimpiada 2012,olimpiade london

Pemprov Lampung apresiasi mantan lifter Citra Febrianti, terima uang tali asih Rp100 juta

Mantan lifter Indonesia Citra Febrianti peraih medali perak Olimpiade 2012 London (ANTARA/HO)

Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Lampung telah memberikan apresiasi kepada mantan atlet angkat besi asal Pringsewu, Lampung Citra Febrianti yang secara resmi memperoleh medali perak Olimpiade 2012 London. "Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi telah memberikan uang tali asih kepada Citra dan pelatihnya," kata Plt Kadispora Provinsi Lampung, Descatama Paksi Moeda, di Bandarlampung, Minggu.

Gubernur, lanjut dia, memberikan tali asih kepada Citra sebagai atlet dan Edi Santoso sebagai pelatih. Citra menerima Rp100 juta dan Edi menerima Rp50 juta.

Ia menjelaskan uang tali asih itu diserahkan langsung Gubernur Lampung Arinal kepada Citra dan Edi.

Mantan lifter Indonesia asal Lampung Citra Febrianti secara resmi menerima medali perak Olimpiade 2012 London dalam acara seremoni di Plaza Timur, Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (18/9).

Baca juga: Citra Febrianti tak kuasa menahan tangis setelah mendapat realokasi perak Olimpiade 2012
Dalam keterangan resmi Komite Olimpiade Indonesia (KOI) di Jakarta, Sabtu, pengalungan medali kepada Citra rencananya akan diserahkan oleh salah satu anggota IOC Erick Thohir.

Citra, yang saat itu berada di posisi empat kelas 53kg putri Olimpiade London, berhak atas realokasi medali perak dari Komite Olimpiade Internasional (IOC) setelah IOC mendiskualifikasi peraih medali emas Zulfiya Chinshanlo dari Kazakhstan pada 19 Oktober 2016 serta peraih perunggu Cristina Iovu asal Moldova pada 10 November 2016.

Kedua lifter itu terbukti positif doping berdasarkan klasifikasi baru Federasi Angkat Besi Internasional (IWF).

Setelah berjuang hampir tiga tahun, Citra akhirnya akan mendapat haknya sebagai peraih medali Olimpiade. Terkait penyerahan realokasi medali Olimpiade, IOC memberikan aturan agar medali diserahkan secara seremonial sebagai bentuk penghargaan terhadap prestasi atlet yang benar-benar bersih dari doping.

"Rasanya campur aduk. Satu sisi senang karena penantian saya segera terwujud, satu sisi saya merasa ini seperti perpisahan saya dari olahraga," kata Citra.

"Saya senang akhirnya komplit mendapatkan medali dan piagam olahraga juga. Sekaligus sedih karena saya naik peringkat, tetapi saya tidak ada potret kenangan saat saya ada di atas podium di London," tambah dia.