Miyazaki kembali sutradarai film animasi Studio Ghibli

id hayao miyazaki,studio ghibli,ghibli,berita sumsel, berita palembang, antara sumsel, antara palembang, antara sumsel hari ini, palembang hari ini

Miyazaki kembali sutradarai film animasi Studio Ghibli

Cuplikan "The Wind Rises" (2013). (IMDB/Studio Ghibli)

Jakarta (ANTARA) - Pembuat film legendaris Jepang, Hayao Miyazaki, akhirnya kembali menyutradarai film animasi Studio Ghibli, berjudul "How Do You Live?", dikutip dari Indie Wire, Kamis.

"How Do You Live?" ini merupakan film pertama Miyazaki sejak film terakhirnya, "The Wind Rises" yang rilis pada 2013.

Produser dan manajer umum Studio Ghibli, Toshio Suzuki, telah memberikan pembaruan mendalam tentang "How Do You Live?" dalam sebuah wawancara baru dengan Entertainment Weekly.

Menurut Suzuki, film Miyazaki telah melanjutkan produksi di tengah pandemi virus corona, namun penyelesaian animasi setidaknya akan memakan waktu hingga tiga tahun lamanya.

"Kami masih menggambar semuanya dengan tangan. Kami butuh lebih banyak waktu untuk menyelesaikan film karena kami menggambar lebih banyak frame," kata Suzuki.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa dalam "How Do You Live?" akan memakan lebih banyak gambar dari film-film animasi sebelumnya, seperti misalnya "My Neighbor Totoro".

Pengerjaan "My Neighbor Totoro" dibuat dalam delapan bulan, dengan delapan orang animator.

"Film saat ini yang sedang dikerjakan Miyazaki, kami memiliki 60 animator, tetapi kami hanya dapat membuat satu menit animasi dalam sebulan, atau dalam setahun, kita mendapatkan film senilai 12 menit," kata Suzuki.

"Sebenarnya, kami telah mengerjakan film ini selama tiga tahun, jadi itu artinya kami telah selesai selama 36 menit. Kami berharap ini akan selesai dalam tiga tahun ke depan," ujarnya melanjutkan.

Suzuki menambahkan bahwa "How Do You Live?" menceritakan "kisah besar dan fantastis" khas gaya Miyazaki.

Proyek ini adalah adaptasi dari cerita Yoshino Genzaburo pada 1937 tentang seorang bocah lelaki yang berusia dewasa saat tinggal bersama pamannya setelah kematian ayahnya.

Sementara itu, Miyazaki mengumumkan pengunduran dirinya setelah "The Wind Rises" dirilis. Namun, ia memutuskan untuk membuat satu film lagi sehingga ia dapat meninggalkan film yang didedikasikan untuk cucunya.

Suzuki ragu bahwa Miyazaki harus membuat film lain karena filmografi sang sutradara sangat sempurna.

"Banyak sutradara membuat film terus-menerus sepanjang karier mereka seiring bertambahnya usia," kata Suzuki.

Ketika penggemar Studio Ghibli terus menunggu "How Do You Live?", mereka dapat merasa nyaman karena dapat melakukan streaming untuk judul dalam filmografi Miyazaki.

Film-film Studio Ghibli dapat dinikmati di layanan streaming seperti Netflix dan HBO Max pada akhir bulan ini.

 
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar