Kak Seto: BJ Habibie Presiden pertama yang mau mendongeng untuk anak

id Seto Mulyadi,bj habibi,berita sumsel, berita palembang, antara sumsel, antara palembang, antara hari ini, palembang hari ini, jembatan ampera

Kak seto saat menjadi pembicara pada kegiatan Indonesia Millennial Teacher Festival 2019 bagi seluruh guru di Kabupaten Solok Selatan, Sumbar, Kamis. ANTAR/ERIK IFANSYA AKBAR

Padang Aro, (ANTARA) - Pemerhati anak Indonesia Seto Mulyadi mengatakan mantan Presiden ketiga RI BJ Habibie merupakan presiden pertama yang mau mendongeng untuk anak-anak.

"Beliau juga Presiden pertama yang mau diajak dalam rangka Hari Anak Indonesia mendongeng untuk anak-anak di halaman Istana Merdeka pada 23 Juli, tetapi saya lupa tahunnya," kata Seto Mulyadi yang akrab disapa Kak Seto usai menjadi motivator "Indonesia Millennial Teacher Festival 2019" di Padang Aro, Kamis.

Saat itu kenang Seto, Habibie duduk bersama anak-anak dan menciptakan suasana santai serta mendongeng di hadapan anak-anak.

"Dengan anak-anak, beliau sangat dekat dan senang bernyanyi dan mendongeng serta perhatian untuk Hari Anak Indonesia sangat tinggi," ujarnya.

Kemudian saat Seto Mulyadi memimpin kirab remaja nasional pada tahun 90-an, Habibie mengundang peserta kirab ke pabrik pesawat Nurtanio.

Peserta Kirab sangat mengagumi beliau sewaktu bercerita bahwa beliau juga berenang setiap hari, dan gemar menyanyi.

Karena itu kata dia, anak-anak sangat kehilangan Habibie, sebab beliau tokoh yang sangat dekat dengan anak-anak.

"Mudah-mudahan keteladanan beliau diikuti anak-anak Indonesia, karena selain cerdas dan ipteknya tinggi, Iman dan takwanya juga kuat," ujarnya.

Sewaktu beliau ceramah di depan remaja katanya, selalu menekankan pentingnya Ilmu pengetahuan serta iman dan takwa.

Presiden ke tiga  Indonesia Habibie wafat di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta pada Rabu (11/9) pukul 18.05 WIB.

BJ Habibie dimakamkan di samping makam almarhumah istri tercintanya Hasri Ainun Besari di TMP Kalibata.

Pemakaman dipimpin langsung Presiden Joko Widodo.
 
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar