Palembang (ANTARA Sumsel) - Kebakaran besar melalap sebuah pabrik pengolahan karet (crumb rubber) milik PT Hok Tong di Jalan PTA II Kelurahan Kramasan Kecamatan Kertapati Palembang, Selasa siang.
Asap kebakaran pabrik yang terlihat dari jarak jauh menyerupai angin puting beliung dan warga yang berada di seberang pun menyempatkan diri menyaksikan kepulan asap.
Kebakaran tanpa korban jiwa itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 14.00 WIB diduga berasal dari lantai empat gedung pabrik berlantai lima tersebut.
Karyawan PT Hok Tong Yudi mengaku melihat api dari bawah di lantai empat.
"Tadi saya sedang bekerja dan sempat berteriak saat melihat kobaran api," ujar dia.
Ia menjelaskan lantai empat tersebut merupakan salah satu tempat pengeringan karet. Masing-masing lantai memiliki 22 kamar pengeringan dimana tiap kamar berisi 100-200 ton karet.
Besarnya api di pabrik seluas kurang lebih satu hektare tersebut sempat membuat warga sekitar panik.
Salah seorang saksi mata, Eli Hendra menjelaskan kejadian tersebut sangat cepat dan disaksikan sejumlah warga di sekitar pabrik.
"Kami yang di bengkel ikut panik melihat api yang begitu besar," katanya.
Warga dan karyawan berusaha menyiramkan racun api, namun upaya tersebut sia-sia, karena api semakin membesar akibat tiupan angin dan terus merambat ke lantai atas dan bawah.
Di lokasi sekitar lima puluhan karyawan bekerja keras menyelamatkan karet di kamar jemur di gedung tersebut.
Wakasat Reskrim Polresta Palembang AKP Arman Sahti ditemui di lokasi kebakaran menjelaskan dugaan kejadian ini disebabkan oleh arus pendek listrik di kamar penjemuran lantai empat.
"Kerugian belum dapat diperkirakan jumlahnya, namun segera dilakukan penyidikan atas kasut tersebut," ungkap dia.
