Banyuasin (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel), siap memfasilitasi rencana pembangunan pabrik crude coconut oil (CCO) oleh investor asal Jepang yang menanamkan investasi senilai Rp600 miliar di daerah tersebut.
Sekretaris Daerah Banyuasin Erwin Ibrahim, di Palembang, Jumat, mengatakan pihaknya tengah membahas berbagai tindak lanjut pembangunan pabrik, mulai dari target penyelesaian konstruksi, rencana operasional hingga kebutuhan bahan baku.
"Kami siap memfasilitasi seluruh proses agar investasi ini dapat berjalan lancar,” katanya.
Dalam pembahasan bersama pihak investor, pabrik itu direncanakan mulai beroperasi pada Februari 2027. Tahap awal operasional akan membutuhkan sekitar 1.000 tenaga kerja.
Menurutnya, pabrik CCO tersebut berpotensi memberikan dampak besar bagi daerah, baik dari sisi penyerapan tenaga kerja, peningkatan infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi.
"Kami menyambut baik investasi ini karena diyakini dapat membuka banyak peluang bagi masyarakat Banyuasin,” ujarnya pula.
Selain itu, kata dia, kebutuhan kelapa sebagai bahan baku juga sangat tinggi pada tahap awal, yakni mencapai 500 ton per hari untuk kemudian dikonversi menjadi CCO yang akan digunakan sebagai bahan dasar avtur.
Pemkab Banyuasin berharap kehadiran pabrik tersebut dapat memperkuat sektor perkebunan kelapa dan meningkatkan nilai tambah bagi petani lokal, sekaligus menyediakan kesempatan kerja baru bagi putra-putri daerah.
Pemkab Banyuasin siap fasilitasi peembangunan Pabrik CCO oleh investor Jepang
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Erwin Ibrahim. ANTARA/HO-Pemkab Banyuasin
