Baturaja (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan merekrut sebanyak 78 siswa di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 45 OKU yang mengenyam pendidikan secara gratis.
Bupati OKU Teddy Meilwansyah di Baturaja, Kamis mengatakan bahwa Sekolah Rakyat merupakan salah satu program strategis nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Sosial (Kemensos) RI untuk pemerataan akses pendidikan bagi anak-anak kurang mampu.
"Program Sekolah Rakyat dijalankan dengan tujuan memberikan kesempatan pendidikan setara bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di seluruh Indonesia," katanya.
Di Kabupaten OKU sendiri, kata dia, Sekolah Rakyat beroperasi menggunakan eks Gedung Bandiklat BKPSDM OKU di Kelurahan Sepancar Lawang Kulon, Kecamatan Baturaja Timur.
Sejak dioperasionalkan pada Oktober 2025, SRMA 45 OKU saat ini memiliki sebanyak 78 siswa terdiri atas 43 siswa laki-laki dan 35 orang perempuan.
"Alhamdulillah, pelaksanaan belajar mengajar di sekolah ini sudah berjalan dengan baik," ujarnya.
Dia mengatakan, sekolah tersebut didukung oleh 40 tenaga pendidik dan kependidikan meliputi guru, operator, wali asuh, wali asrama, petugas keamanan, juru masak, hingga petugas kebersihan.
Menurutnya, kehadiran Sekolah Rakyat merupakan solusi untuk mewujudkan pemerataan akses pendidikan yang berkualitas bagi keluarga kurang mampu.
Dengan adanya Sekolah Rakyat, anak-anak dari keluarga kurang mampu dapat mengenyam pendidikan secara gratis dengan fasilitas yang memadai, karena seluruh biaya ditanggung oleh pemerintah.
"Kami terus melakukan penjaringan siswa agar ke depan tidak ada lagi anak-anak di OKU yang putus sekolah," ujar dia.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemkab OKU rekrut 78 siswa Sekolah Rakyat
